iklan zonasultra

Ulah Tangan Jahil, Sejumlah Lampu Jalan di Kota Baubau Sering Padam

Menurut Kabid Prasarana Dishub Baubau, Nasrun
Nasrun

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Sejumlah ruas jalan di kota Baubau, terlihat gelap lantaran lampu jalan kerap dimatikan oleh oknum warga yang tidak suka dengan lampu penerangan. Tangan jahil oknum warga Kota Baubau, sengaja mematikan lampu penerang jalan. Akibatnya, beberepa titik jalan menjadi gelap.

Menurut Kabid Prasarana Dishub Baubau, Nasrun, kondisi ini terjadi hampir seluruh wilayah Kota Baubau. Seringnya, di bilangan Jalan Dayanu Iksanddin, Ia menduga hal itu dilakukan karena beberapa warga tidak suka dengan kondisi terang.

Baca Juga : Kalah Atas Gugatan Tanah Kantor Kelurahan Bataraguru, Pemkot Baubau Ajukan PK

iklan zonasultra

Selain itu, lampu penerang jalan sering padam karena pohon yang rindang. Dimana cabang dan daun pohon dapat menggangu sambungan kabel lampu jalan, sehingga ada kosleting, lampu padam.

“Kadang masyarakat sendiri yang kasi turun sekring (tombol on, off,) lampu jalan,” ujarnya, di temui di kantornya, Rabu (5/2/2020).

Pohon rindang, sedianya dapat ditangani oleh teknisi yang sudah disiapkan Dinas Perhubungan Kota Baubau. Namun, tangan jahil sulit untuk dicegah. Di wilayah Kota Baubau sendiri, Nasrun menyebut, sebagian jalan telah terpasang lampu penerang.

“Tinggal beberapa yang jalan baru dibuat saja,” akunya.

Hingga kini sudah ada 2.800 lampu penerang jalan terpasang di seluruh wilayah Kota Baubau. September 2019 lalu, kata Nasrun, ada penambauan lampu jalan yang dilakukan di Jalan Raya Palagimata sebanyak 61 unit. Dengan biaya sebesar 1 miliar, lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Baubau.

Baca Juga : Polres Baubau Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong

Penambahan lampu jalan akan dilakukan pada tahun 2020 sebanyak 15 unit. Dan akan dipasang di bilang jalan Kelurahan Sulaa.

“Tahun 2020 ini kita ada anggaran lagi untuk pengadaan PJU. Lokasinya antara lain di Kelurahan Sulaa kurang lebih 15 titik,” tutup Nasrun. (b)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib