iklan zonasultra

Umar Bonte Sebut Orang yang Persoalkan Politik Dinasti Tidak Pahami Konstitusi

kader DPD PDIP Sultra Umar Bonte
Umar Bonte

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Juru bicara (Jubir) pasangan Asrun-Hugua, Umar Bonte menyindir orang-orang yang mengatakan Asrun menerapkan politik dinasti. Menurutnya, politik dinasti itu hanya ada di zaman kerajaan atau di zaman Indonesia belum merdeka.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mengungkapkan, mereka yang mempersoalkan politik dinasti tidak memahami konstitusi dan cenderung berpikir primitif.

“Saya melihat orang yang mempersoalkan politik dinasti itu kecenderungannya berpikir mundur dan cenderung primitif dan tidak memahami konstitusi. Mereka tidak tahu bahwa konstitusi hari ini tidak ada mempersoalkan politik dinasti dan memang tidak ada politik dinasti. Di mana politik dinasti di Indonesia,” kata Umar Bonte via telepon selulernya, Senin (12/2/2018) malam.

(Baca Juga : Silaturahmi dengan Masyarakat Tinanggea, Asrun Tegaskan Tak Ada Politik Dinasti Sekarang)

Lanjutnya, di zaman modern yang demokrasi ini, tidak ada lagi politik dinasti. Politik dinasti itu di mana seorang pemimpin tidak dipilih oleh rakyat, tapi hari ini pemimpin itu dipilih langsung oleh rakyat.

“Politik dinasti itu hanya terjadi di zaman kerajaan, di mana orang tidak dipilih oleh rakyat. Ini dipilih loh, dipilih oleh rakyat. Darimana dinastinya, kalau tidak suka jangan pilih dan tidak usah dikait-kaitkan dengan dinasti,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana DPD PDIP Sultra ini.

Ia juga menegaskan, jangan karena Asrun itu kuat dan memiliki basis kekuatan yang jelas lalu dia diserang dengan isu politik dinasti.

“Hanya karena kita kuat, kita diserang dengan isu yang tidak benar. Berpolitik lah dengan santun. Artinya saya berpesan kepada seluruh lawan politik kita jangan membawa isu-isu yang tidak jelas. Bermain secara sehat sajalah dan jangan menjelek-jelekan figur lain,” tandasnya. (B)

 


Reporter: Ramadhan Hafid
Editor: Jumriati

1 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib