iklan zonasultra

Usai Demo, Pengunjuk Rasa Datang Minta Maaf di Poltekkes Kendari

Usai Demo, Pengunjuk Rasa Datang Minta Maaf di Poltekkes Kendari
MEMINTA MAAF - Puluhan pengunjuk rasa yang berunjuk rasa di kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) pada Kamis (31/10/2019) kemarin, hari ini kembali mendatangi kampus tersebut hari ini, Jumat (1/11/2019) untuk meminta maaf. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Puluhan pengunjuk rasa yang berunjuk rasa di kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) pada Kamis (31/10/2019) kemarin, hari ini kembali mendatangi kampus tersebut hari ini, Jumat (1/11/2019) untuk meminta maaf.

Hal itu dilakukan para pengunjuk rasa karena kasus dugaan korupsi pengadaan seragam mahasiswa poltekkes tidak terbukti.

Pertemuan para demonstran berlangsung di ruangan orang nomor satu Poltekes Kendari itu. Pihak Poltekkes mengapresiasi tindakan mereka untuk datang langsung meminta maaf atas tindakan yang diklaim bisa menjatuhkan instansi tersebut dengan isu yang tidak benar terjadi.

iklan zonasultra

Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Askrening mengaku memaafkan tindakan puluhan demonstran tersebut. Ia pun berharap agar tidak ada lagi fitnah yang dapat mencoreng nama baik institusi.

“Saya harus memaafkan, jangan ada dendam di dalam hati kita karena hidup ini hanya sementara, jabatan titian Allah. Jadi bukan untuk diperebutkan dengam memfitnah dan menjatuhkan institusi demi kepentingan pribadi saja,” ungkapnya saat dihubungi via telepon, Jumat (1/11/2019)

Lanjutnya, direktur Poktekkes Kendari Askrening menepis soal dugaan korupsi pengadaan seragam mahasiswanya.

“Tidak ada indikasi penggelapan seragam Mahasiswa, sementara dalam proses. pemenang lelang sudah ada Insya Allah 15 Desember 2019, serahterima barang seragam Mahasiswa 2018 dan baju seragam 2019”, katanya

Alasan pihak Poltekkes menggunakan sistem lelang karena baju seragam tersebut berjumlah yang besar dan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka tetap dilakukan lelang sesuai perpres no 16/2018. (b)

 


Penulis:M1
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib