iklan zonasultra

iklan zonasultra

Wanita Ini Mengaku Ditipu Tukang Service Handphon di Kolut

Wanita Ini Mengaku Ditipu Tukang Service Handphon di Kolut
KONTER HP -Salah satu Konter yang bernama Wika Ponsel yang melayani jasa service Handphone (HP) berada di kota Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) membuat beberapa pelanggangnya komplen karena melakukan penipuan mengganti aksesoris.senin (9/7/2018) (ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Erliana (26), seorang wanita asal kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku dirinya telah tertipu oleh Wika Ponsel, sebuah konter yang memberikan layanan jasa service Handphone di daerah itu.

Erliana mengatakan, penipuan yang dilakukan oleh tukang service handphone itu terjadi saat dia mengganti layar atau Liquid Crystal Display (LCD) ponselnya pada bulan Mei lalu.

Saat itu, dia telah menitipkan ponselnya di Wika Ponsel untuk diperbaiki. Namun setelah selesai, ternyata pihak konter sudah mengganti baterai ponsel Erliana yang masih asli dengan baterai bekas.

“Saya bawa Hp ganti layar, kenapa dia juga ganti baterai dengan barang bekas,” kata Erliani Senin (9/7/2018)

Dia menjelaskan, kedok penipuan yang dilakukan Wika Ponsel itu terbongkar setelah dia membawa ponsel miliknya yang telah diservice itu di pusat service jenis handphone miliknya di Makassar.

“Karena sering tiba-tiba kosong baterainya, makanya saya bawa ke service centre Oppo di Makassar. Begitu dibongkar di sana, ternyata beterainya sudah ditukar, akhirnya saya ganti beterai baru lagi” ujarnya.

“Saya sangat kecewa caranya. Seenaknya saja mengganti-ganti begitu. Padahal beterai saya tidak rusak,” imbhunya.

Ia berharap tidak ada lagi pelanggang yang senasib dirinya mengalami kerugian di sebabkan ulah nakal jasa service hanfhone.

Sementara itu, pemilik konter Wika Ponsel Marwis membenarkan bahwa pihaknya telah mengganti beterai ponsel konsumennya dengan baterai bekas. Alasannya, saat akan diservice, ponsel Erliana tidak aktif.

“Karena tidak aktif itu hari Hp, jadi ganti beterainya karena sudah tidak mengisi. Tapi salahnya, kita juga beritahu yang punya,” kata Marwis

Marwis berdalih, hal itu dia lakukan sebagai upaya pihaknya dalam memperbaiki ponsel konsumen yang sedang mati total. (B)

 


Reporter : Rusman
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib