iklan zonasultra

iklan zonasultra

Warga Kolut Tangkap Buaya Pemangsa Ternak

Warga Kolut Tangkap Buaya Pemangsa Ternak
BUAYA - Warga Desa wawo kecamatan Wawo kabupaten Kolaka Utara (kolut) di hebohkan dengan ditangkapnya seekor Buaya dengan ukuran 3 meter dengan berat perkiraan sekitar 70 kilogram lebih ,penengkapan itu di lakukan karena kerab memangsa hawan ternak warga sekitar.Sabtu (23/6/2018). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Warga Desa Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) dihebohkan penangkapan seekor buaya dengan panjang 3 meter dan berat sekitar 70 kilogram lebih. Penangkapan itu dilakukan karena buaya tersebut kerap memangsa hewan ternak milik warga sekitar.

Kapolsek Rante Angin Iptu Jamil menjelaskan, sekitar pukul 05.00 Wita salah satu warga keluar rumah hendak mengambil air untuk berwudhu. Namun ia dikejutkan dengan keberadaan buaya di samping rumahnya.

“Yang punya rumah itu kaget melihat buaya di samping rumahnya dan langsung berteriak memanggil tetangganya,” kata Kapolsek, Sabtu (23/6/2018)

Warga lantas menghubungi anggota Bhabimkantibmas setempat dan dilakukan penangkapan dengan mengikat mulut dan kaki buaya tersebut.

“Warga sekitar sudah sering melihat buaya itu, dan berdasarkan laporan kerap memangsa ayam warga,” ujarnya.

Setelah ditangkap, pihaknya menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kolaka untuk intruksi selanjutnya, namun belum ada tanggapan sehingga saat ini buaya tersebut diamankan di tempat kejadian perkara (TKP).

Lebih lanjut Kapolsek menambahkan, keberadaan buaya tersebut sudah lama menjadi keluhan warga sekitar karena ternak mereka sering dimangsa.

Warga takut buaya itu akan memangsa manusia jika dibiarkan karena berdasarkan keterangan warga ada lebih dari satu buaya yang sering terlihat, bahkan ada yang lebih besar diduga berasal dari rawa- rawa jembatan dusun Ulu Kalo.

Informasi warga sekitar ada kejadian beberapa tahun lalu warga membawa buaya namun kemudian lepas. Diduga buaya yang lepas itu menjadikan rawa-rawa sebagai habitatnya.

“Ceritanya masyarakat di situ 15 tahun lalu ada yang membawa buaya, nah kemungkinan itu yang membesar dan berkembang biak,” kata Kapolsek. (B)

 


Reporter: Rusman
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib