iklan zonasultra

Warga Konsel Diserang Buaya Saat Hendak Tangkap Ikan di Sungai Konaweeha

ilustrasi buaya
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Buaya kembali menerkam seorang warga di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kini korbannya adalah seorang warga Desa Tetenggabo, Kecamatan Sabulakoa, Konawe Selatan (Konsel) bernama Rasmin.

Pemuda berusia 22 tahun itu diserang buaya saat hendak menangkap ikan di sungai Konaweeha pada Sabtu (28/12/2019) pukul 12.00 Wita.

Baca Juga : INFOGRAFIS : Korban Gigitan Buaya Sepanjang 2019

iklan zonasultra

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Landono Agus Darmanto membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan ada seorang warga yang diserang buaya saat memasang jaring ikan (bubu). Untungnya Rasmin selamat dari insiden itu.

“Namun mengalami luka pada bagian kaki sebelah kanannya karena sempat tergigit buaya itu,” ujar Kapolsek Landono, Iptu Agus Darmanto saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (29/12/2019).

Kata Agus, saat itu, Rasmin langsung mendapat pertolongan medis usai diserang predator mematikan itu. Saat ini korban berada di rumahnya dan tengah menjalani proses penyembuhan dan pemulihan akibat luka gigit.

Pasca kejadian itu, Kapolsek Landono mengimbau kepada warga untuk waspada dan selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitasnya di sungai Konaweeha. Ia juga meminta agar warga tidak memiliki aktivitas yang tak penting di sungai, agar menjauhi wilayah itu.

Baca Juga : 8 Warga Sultra Digigit Buaya, BKSDA Ungkap Faktor Penyebabnya

Sebelumnya, dua orang warga di Kabupaten Konawe Utara (Konut), meninggal dunia setelah diterkam buaya. Pertama korban bernama Nurgaya (50), warga Desa Sambandete, Kecamatan Oheo. Korban diterkam saat buang air besar (BAB) di sungai pada Kamis (26/12/2019) sore.

Korban kedua bernama Ema (40) tahun, asal Desa Tapuusuli, Kecamatan Andowia, diterkam buaya saat sedang mencari pokea di sungai pada Jumat (27/12/2019). Jasad Ema ditemukan dalam kondisi tak utuh lagi (a)

 


Kontributor : Fadli Aksar
Editor : Kiki

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib