iklan zonasultra

iklan zonasultra

Warga Lepo-Lepo Terjebak Banjir, Tim Penyelamat Evakuasi Pakai Speedboat

Warga Lepo-Lepo Terjebak Banjir, Tim Penyelamat Evakuasi Pakai Speedboat
EVAKUASI WARGA – Warga korban banjir Kelurahan Lepo-Lepo Kendari yang dievakuasi menggunakan speedbooth, Senin (25/6/2018). Mereka diselamatkan oleh tim penyelamat. (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sekitar 70 rumah di Kelurahan Lepo-Lepo, Kota Kendari direndam banjir, Senin (25/6/2018). Lokasi terendamnya banjir itu tepat sekitar Sungai Wanggu yang mulai meluap.

Ada sekitar 12 tenda didirikan di jalan raya lokasi tersebut. Semua tenda itu terisi oleh pengungsi dan barang-barang mereka. Sebagian warga masih terjebak di rumah mereka.

Hingga pukul 14.30 Wita ketinggian air mencapai leher orang dewasa dan terus meningkat. Tim penyelamat menggunakan Speedboath untuk menolong warga yang terjebak di rumahnya.

(Berita Terkait : Sungai Wanggu Meluap, 75 Rumah Warga Terendam Banjir)

Beberapa warga yakni ibu-ibu dan anak-anak diangkut dengan Speedboath menuju tenda pengungsian. Tim penyelamat yang ada yakni Basarnas, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kota Kendari, organisasi masyarakat Brigade 08, Palang Merah Indonesia (PMI), dan lainnya.

Koordinator Tagana Sultra Alham Kurniawan mengatakan 60 personil Tagana saat ini sedang membantu warga. Beberapa personil Tagana menggunakan speadboth untuk menyelamatkan warga.

“Dari tadi pagi mulai banjir di sini sekitar jam 8 pagi. Hingga siang ini masih ada beberapa warga yang harus diangkut ,” ujar Alham di lokasi.

(Berita Terkait : Banjir Mulai Merendam Pemukiman, Mahasiswa Lorong Kawat Mengungsi)

Kepala BPBD Kota Kendari Suhardin mengatakan banjir mulai menggenangi rumah warga kemarin (Minggu, 24/6/2018) namun hanya sampai mata kaki. Khusus di daerah tersebut, ada 75 rumah yang terendam, 100 KK/keluarga yakni 418 jiwa.

“Di daerah sini memang langganan banjir, dengan kondisi hujan saat ini, 11 kecamatan se-Kota Kendari rawan banjir. Di sini salah satu yang parah, kami siaga dengan peralatan lengkap, dari pihak kesehatan dan lainnya,” ujar Suhardin saat di lokasi. (B)

 


Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor: Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib