Honda

Wasit Merasa Terintimidasi, Pertandingan Silat Porprov Dihentikan

Ilustrasi Pencak Silat
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pertandingan cabang olahraga Pencak Silat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII yang digelar di kabupaten Kolaka harus dihentikan lantaran wasit juri tidak bersedia memimpin pertandingan.

Ketua Lembaga Wasit Juri Pengorov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sultra Edi Hiendrsyah mengatakan pihaknya menghentikan pertandingan lantaran merasa terintimidasi oleh oknum pengurus pencak silat kabupaten Muna dan kota Kendari.

Bentuk intimidasi yang dimaksudkaan Edi Hiendarsyah adalah, terdapat oknum IPSi Kota Kendari yang mengancam akan menghancurkan meja wasit juri beserta peralatan pertandingan pencak silat.

iklan zonasultra

“Kondisi seperti ini tentunya tidak akan membuat nyaman kami wasit juri yang memimpin pertandingan. Sebab intimidasi tersebut akan berdampak pada proses penilaian kami,” jelas Edi, Sabtu (8/12/2018) kemarin.

Kata dia, pihaknya tidak akan melanjutkan pertandingan jika tidak Komite Olahgara Nasional Indonesia (KONI) Sultratidak memediasi pengcab IPSI kabupaten Muna, Kota dengan wasit juri.

Sementara itu tim abitrasi KONI Sultra, Dewiyati Tamburaka menerangkan persoalan tersebut akan segera dimediasi dan segera dituntaskan. Pihaknya menyadari, masalah itu tidak boleh berlarut-larut dan berdampak pada kelangsungan pertandingan pencak silat.

“Kami akan segera memanggil kedua pihak yakni peserta cabor pencak silat dan wasit juri pencak silat. Tujuannya agar ditemukan titik temu terkait persoalan ini,” jelas Dewiyati di posko induk KONI Sultra di kabupaten Kolaka.

Polemik ini sendiri bermula saat pertandingan silaat kelas C putri yang mempertemukan pesilat Irma Lamane dari Kota Kendari melawan Wa Ode Iti dari kabupaten Muna.

Saat pertandingan berlangsung, terjadi beberapa insiden yang menimbulkan protes dari kedua pihak. Awalnya, ketua Pengcab IPSI Kota Kendari Alimin yang melakukan protes terhadap wasit. Kemudian disusul protes dari kontingen kabupaten Muna.

Dampak dari protes tersebut, ketua lembaga wasit juri Pengprov IPSI Sultra Edi Hiendarsyah mengambil keputusan menghentikan pertandingan sampai kondisinya benar-benar kondusif. (C)

 


Kontributor : M Rasman Saputra
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib