iklan zonasultra

WR I USN Kolaka: UTBK Bukan Tes Masuk PTN

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruslin Hadanu
Ruslin Hadanu

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruslin Hadanu mengingatkan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) bukan tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Dia menjelaskan, UTBK 2019 merupakan tes yang diikuti oleh peserta untuk mendapatkan nilai yang nantinya digunakan memilih PTN dan program studi ketika mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Tes UTBK ini bukan tes masuk perguruan tinggi, tetapi tes untuk mendapatkan nilai yang akan dipakai memilih PTN dan program studi pada jalur SBMPTN,” jelas Ruslin ditemui di kampus USN Kolaka, Sabtu (13/4/2019).

iklan zonasultra

Setelah memperoleh nilai, barulah peserta calon mahasiswa mendaftar SBMPTN yang pendaftarannya dibuka mulai 10 – 24 Juni 2019. Bila peserta mendapatkan nilai yang tinggi pada tes UTBK dan nilainya layak untuk masuk PTN semisal UGM dengan program studi kedokteran, maka peserta bisa mengikuti seleksinya.

(Baca Juga : Peserta Dianggap Gagal Bila Tak Hadir Tes UTBK 2019)

Menurut Ruslin, pihak PTN tidak bisa menolak bila passing grade peserta mencukupi untuk masuk di program studi yang diinginkan, termasuk tidak berani menerima bila passing grade peserta tidak mencukupi. Sebab, nilainya dikeluarkan dalam bentuk sertifikat yang digunakan pada saat mendaftar.

Perubahan sistem masuk PTN tahun ini, kata Ruslin, dapat mengurangi korupsi karena adanya transparansi. Berbeda pada tahun sebelumnya, peserta tidak mengetahui nilai passing grade yang telah diperoleh karena tidak dikeluarkan.

(Baca Juga : USN Kolaka Siapkan 1.200 Kursi Bagi Peserta Tes UTBK)

Selain itu, tes tahun sebelumnya, peserta mendaftar langsung SBMPTN mau nilai Fisika dan Matematika tidak memenuhi standar pada program studi semisal Teknik Tambang, bila nilai kumulatifnya tinggi, maka tetap diterima di program studi tersebut.

“Dengan UTBK ini tidak akan diterima jika nilainya tidak memenuhi passing grade, meskipun nilai kumulatifnya tinggi. Jadi, peserta sudah bisa mengukur dirinya ingin masuk perguruan tinggi negeri dan program studi apa dan di mana,” paparnya.

Olehnya itu, peserta memang harus belajar dengan lebih giat agar bisa masuk PTN dan program studi yang diinginkan dan diimpikan. Karena, bila masuk PTN di manapun dan program studi apapun bila tidak memenuhi standar maka tetap tidak diterima. (a)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib