Tampilan Desktop



25 Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Desa di Konut Ini Rasakan Bantuan Pemerintah
131 Dibaca

25 Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Desa di Konut Ini Rasakan Bantuan Pemerintah

PENYERAHAN BANTUAN – Penyerahan bantuan alat perbengkelan kepada masyarakat Desa Pondoa, Kecamatan Wiwirano sebagai upaya mengurangi angka penggaruan di wilayah Konut, Sabtu (28/1/2017). (JEFRI IPNU/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan amal bakti dengan melakukan pembedahan kampung terisolir di Desa Pondoa, Kecamatan Wiwirano, Sabtu (28/1/2017). Kegiatan yang bertemakan Jumat Barokah Konasara itu merehap sebanyak 41 unit rumah.

Bupati Konut Ruksamin mengatakan, dirinya merasa prihatin dengan kondisi kampung dan masyarkat setempat karena sejak berdiri 25 tahun yang lalu, desa yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) ini tak pernah mendapat sentuhan bantuan dari pemerintah.

“Sudah beberapa kali pergantian bupati di Konut mulai dari Pj dan definitif sama sekali belum pernah dikunjungi ini masyarakat Desa Pondoa. Oleh karena itu kami turun langsung ke lapangan bersentuhan dengan mereka, selain melakukan pembedahan rumah kami juga tanya keluhan mereka selama ini apa supaya segera kita wujudkan,” ungkap Ruksamin.

25 Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Desa di Konut Ini Rasakan Bantuan Pemerintah

Kegiatan bedah kampung yang dilaksanalan Pemda Konut.

Selain melakukan pembedahan kampung dengan menata halaman dan infrasturuktur bangunan seperti kantor desa, balai desa, mesjid juga rumah warga, Pemkab Konut juga menyalurkan bantuan beras per karung kepada warga di desa itu yang berjumlah 160 jiwa.

Wakil Bupati Konut Raup menuturkan kegiatan bedah kampung perdana itu akan terus dilakukan oleh pemerintah setempat di seluruh wilayah kecamatan dengan melibatkan jajaran Kepala SKPD Konut dan ASN Konut. Sedangkan dana yang digunakan untuk berbenah berasal dari sumbangsih masing-masing SKPD lingkup Pemkab Konut.

“Kita akan lihat di tiap kecamatan desa yang betul-betul perlu dibantu dan tidak pernah tersentuh pemerintah kita akan masuki dan melakukan pembenahan juga memberikan fasilitas umum membukan lapangan kerja kepada mereka,” kata Raup.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Pondoa Irwan mengungkapkan sangat senang dan mengapresiasi kinerja pemerintah saat ini yang mau turun melihat langsung kondisi masyarakatnya.

“Kami berharap agar pemerintah terus memperhatikan kondisi kami, dan memberikan lapangan kerja untuk penyambung hidup kami di Desa Pondoa ini,” harapnya.

Salurkan Bantuan Perbengkelan

Selain melakukan bedah kampung, Pemkab Konut juga menyalurakan bantuan satu unit alat perbengkalan kepada warga di Desa Pondoa.

Ruksamin mengatakan bantuan yang disalurkan melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Konut itu sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengurangi angka penganggruan, khususnya di Desa Pondoa sehingga secara perlahan mampu mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan ini agar dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk secara bertahap mengatasi kebutuhan ekonomi, dan insya Allah dengan kunjungan kami kesini, kami sudah melihat dan mendengar keluhan masyarkat secepatnya akan kami atasi,” kata Ruksamin.

Dirinya juga sangat berharap dengan potensi lahan yang ada dan subur, masyarakat mau bersama-sama dengan pemerintah mensukseskan program swasembada pangan yang bertujuan meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

“Manfaatkanlah lahan kita ini dari pada ditumbuhi rumput, tidak usah khawatir pupuk, bibit, modal, pasar penjualan kita sudah siapkan semua tinggal kemauan masyarakat yang betul-betul mau melaksanakan kegiatan ini,” kata dia. (B)

 

Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Jumriati

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free