Bekraf Datangkan Mentor Berpengalaman Latih Pengrajin Kriya Kayu di Konsel

0
Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Dinas pariwisata (Dispar) Konsel, Suartin
Suartin

ZONASULTRA.COM,ANDOOLO – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) indonesia serius mengembangkan kualitas para pengrajin limbah kayu (Kriya) yang ada di Kabupaten konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), hal itu dibuktikan dengan menghadirkan mentor (Pembimbing) berpengalaman untuk melatih para pengrajin limbah kayu (kriya) di Konsel, Senin (22/5/2017).

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Dinas pariwisata (Dispar) Konsel, Suartin
Suartin

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Dinas pariwisata (Dispar) Konsel, Suartin mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari workshop Pusat Krearif Pengrajin Limbah kayu Yang didanai Oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia yang digelar pada beberapa waktu lalu bersama dengan pimpinan daerah pemda konsel.

“Mentor yang didatangkan ini atas nama pak Kirno, beliau sangat berpengalaman dalam membuat dan menghasilkan produk kayu bernilai jual,” jelas Suartin pada Zonasultra.

Dengan adanya support dari Badan Ekonomi Krearif Indonesia tentang pengembangan potensi pengrajin Limbah Kayu, Pemda Konsel dapat memberikan perhatian lebih akan keberadaan aktifitas para pengrajin limbah kayu .

“Kegiatannya ini digelar mulai tanggal 22 mei sampai 24 mei 2017, dan dipusatkan di Desa Pangan Jaya kecamatan Lainea dengan jumlah peserta 50 orang yang terdiri dari desa Pangan jaya Dan desa Iwoi Mendoro,” jelasnya.

Suartin juga menegaskan, pihaknya bersama Badan Ekonomi Kreatif Indonesia akan terus berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan tersebut, sehingga mampu menciptakan kreatifitas para pengrajin kriya di daerah konsel.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia untuk mengembangkan kreativitas dan strategi pengelolaan pengrajin limbah kayu yang ada di daerah Konsel.

“Salah satu bentuk dukungan kita, yaitu kita akan segera mengupayakan agar secepatnya ada pengrajin kita yang ke luar daerah untuk magang, diharapkan para pengrajin dapat belajar mengenai manajemen ekonomi pengembangan pengelolaan limbah kayu yang tentunya lebih berkualitas,” kata Surunuddin usai menerima sejumlah anggota Bekraf di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati pada Senin (10/4/2017) beberapa waktu lalu. (B)

 

Reporter : Erik Ari Prabowo
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here