Honda

Bupati Konawe Lakukan Prosesi Mosehe Wonua

Bupati Konawe Lakukan Prosesi Mosehe Wonua
MOSEHE WONUA - Bupati Konawe, Kerry Saiful Konggoasa bersama Wakil bupati Konawe, Gusli Topan Sabara dan Sekda Kabupaten Konawe, Ferdinan serta Kepala-Kepala Dinas (Kadis) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe saat melakukan prosesi mosehe wonua di kompleks makam Raja Lakidende, Minggu (3/3/2019). (IKSAN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa melakukan prosesi “mosehe wonua”di Makam Raja Lakidende yang berada di Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (3/3/2019) pagi.

Salah satu Pemangku Adat, Bachruddin Lakores mengatakan prosesi mosehe wonua tersebut dimaksudkan untuk memohon keberkahan kepada Allah Swt agar diberikan kesehatan dan umur panjang serta diberikan segala kebaikan terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Konawe.

“Intinya kita menyadari ada kesalahan dan kita berjanji untuk meninggalkan hal-hal yang tidak benar dan melakukan hal-hal yang baik dan untuk sesama manusia kita bisa saling memaafkan dan kita bertobat kepada Yang Kuasa,” jelasnya, di lokasi kegiatan, Minggu (3/3/2019).

iklan zonasultra

(Baca Juga : Bupati Konawe Kembali Lantik Ferdinand Sebagai Pj Sekda)

Prosesi mosehe ini dilakukan pada pagi hari saat matahari menanjak naik. Kata dia, maknanya dilaksanakan pada waktu tersebut agar diberi umur panjang dan selalu mendapatakn rezeki yang halal.

“Kan kita ini tidak pernah sadari apa kita punya kesalahan terhadap sesama atau pun terhadap Tuhan Yang Kuasa, makanya perlu kita introspeksi diri dan mulai bertobat, seraya bermohon kepada Allah agar kita selalu diberikan kemudahan dan keberkahan serta keselamatan kita semua,” ujar Bachruddin.

Dalam prosesi mosehe wonua tersebut juga turut dilakukan penyembelihan seekor hewan kerbau putih yang dimaksudkan sebagai bentuk pengorbanan. Saat penyembelihan para penjabat setempat harus menyentuh tubuh kerbau tersebut. Namun karena banyak pejabat maka digunakan tali yang diikatkan ke kerbau untuk dipegang para penjabat.

“Kita menyembelih hewan berupa kerbau putih dimaksudkan sebagai bentuk pengorbanan kita, ” ujar Bachruddin.

Saat prosesi tersebut Bupati Konawe didampingi Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Ferdinand beserta seluruh kepala dinas lingkup pemerintah daerah (pemda) setempat. Prosesi mosehe wonua tersebut merupakan rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konawe ke-59. (B)

 


Kontributor : Iksan
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib