Tampilan Desktop


Dinkes Konsel Targetkan 34.726 Balita Ikuti PIN Polio
87 Dibaca

Dinkes Konsel Targetkan 34.726 Balita Ikuti PIN Polio

PIN Polio – Bupati Konsel, Surunuddin Dangga berpose bersama Kadis Kesehatan Boni Lambang Pramana, Kapolres Konsel AKBP Hendrik Widyana, Camat Buke Risman Mangidi dan anggota DPRD Konsel Bahsmi usai melakukan pencanangan dan membuka kegiatan PIN polio se-Konsel di Kecamatan Buke, Selasa (8/3/2016). (Irfan Mualim/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, ANDOLOO – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), menargetkan sebanyak 34.726 balita di daerah itu akan mengikuti tetes vaksin polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio yang digelar mulai Selasa (8/3/2016) hari ini hingga 15 Maret mendatang.

Meski organisasi kesehatan dunia WHO telah menyatakan Indonesia bebas virus polio sejak 2014 lalu. Namun untuk mempertahankannya maka dilakukanlah PIN polio secara serentak di seluruh Tanah Air.

“Untuk mempertahankan Indonesia yang bebas penyakit itu maka dilakukan PIN secara serentak. Ini dilakukan agar mencegah penyakit polio yang berasal dari negara lain yang datang ke Tanah Air. Di samping itu, mempertahankan sistem kekebalan tubuh masyarakat pada virus tersebut dan memberikan perlindungan maksimal kepada balita,” ungkap Boni Lambang Pramana, Kepala Dinas Kesehatan Konsel, Selasa (8/3/2016).

Menurut Boni, polio merupakan penyakit yang menyerang susunan saraf pusat manusia yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini umumnya menyerang anak di bawah usia 15 tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena menyerang otot pernapasan sehingga balita tidak bisa atau sulit bernapas.

Karena itu, Boni mengimbau seluruh masyarakat Konsel untuk membawa balitanya mendapatkan tetes vaksin polio di pos PIN terdekat. Di Konsel sendiri, kata dia, terdapat 424 pos PIN.

Sementara itu, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga yang membuka secara langsung kegiatan PIN polio di Kecamatan Buke, mengimbau para kepala desa untuk menyampaikan pada seluruh warganya agar mengikuti PIN polio.

“Jangan dipandang remeh. Ah, itukan hanya ditetes saja selesai. Tetapi kegiatan ini untuk generasi kita ke depan. Kalau ada anak sudah cacat ya bagaimana,” kata dia.

 

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Jumriati

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com