Tampilan Desktop


Ini Harapan Wabup Koltim di Acara Pelantikan PPNI
256 Dibaca

pelantikan PPNI

Pelantikan PPNI : Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD), dan Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Sulawesi Tenggara (Sultra), di Aula Kecamatan Latomoro Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sabtu (27/8/2016). (Foto : JASPIN/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Wakil Bupati (Wabup) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Merya Nur mengapresiasi terbentuknya organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) setempat.

Dalam kegiatan pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Koltim, Andi Merya berharap dengan terbentuknya organisasi PPNI ini, para perawat bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih baik lagi.

“Selaku pemerintah daerah akan mempertimbangkan untuk menempatkan satu orang perawat di setiap desa nantinya,”janji Merya Nur.

Dalam kesempatan itu, Wabup Koltim juga memberikan sertifikat penghargaan kepada Kepala Puskesmas Poli-Polia, Firman. Dia dinilai layak menerima perhargaan sebab, terpilih menjadi perawat teladan dari Kementerian Kesehatan, dimana satu-satunya utusan Koltim yang berhasil meraih penghargaan mewakili Sultra.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), PPNI Provinsi Sultra, Heriyanto melantik pengurus DPD PPNI Koltim periode 2015-2020 di di Aula Kecamatan Latomoro, Sabtu (27/8/2016). Pelantikan ini dirangkaikan dengan seminar keperawatan dengan Tema “Optimalisasi Peran Perawat dalam Pelayanan Keperawatan Paripurna dan Profesi serta Persiapan Re-Registrasi Perawat Tahun 2017″.

Ketua panitia pelantikan DPD PPNI Koltim, Asrun Madong, mengatakan, untuk menghidupkan roda organisasi DPD PPNI Koltim, Ketua DPW PPNI Provinsi Sultra Heriyanto, melantik DPD PPNI sebanyak 35 orang serta pengurus Komisariat sebanyak 39 orang. Sedangkan peserta seminar keperawatan mencapai 297 orang.

Ia menegaskan, pelantikan pengurus ini perlu dilaksanakan, mengingat organisasi PPNI adalah sebuah organisasi independent yang menyatukan antara sesama profesi perawat. PPNI juga sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi anggota dalam memberikan warna kebijakan pelayanan kesehatan baik tingkat pusat maupun daerah.

“Implikasinya sebagai organisasi yang berorientasi pada kebutuhan kesehatan masyarakat,” tutup Asrun Madong. (C)

 

Reporter : Jaspin
Editor      : Kiki

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com