Tampilan Desktop



Inilah Beda Layanan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan
93 Dibaca

Inilah Beda Layanan BPJS Ketenagakerjaan dan KesehatanBPJS KETENAGAKERJAAN – Group Head Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Usman Rappe saat membuka acara sosialisasi manfaat program jaminan kecelakaan kerja, program kembali bekerja (return to work) dan implementasi penggunaan aplikasi RSTC online, Rabu (1/11/2017) di Kendari. (ILHAM SURAHMIN/ZONASULTR.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Kendari menggelar acara sosialisasi manfaat program jaminan kecelakaan kerja (JKK), program kembali bekerja (return to work) dan implementasi penggunaan aplikasi rumah sakit trauma centre (RSTC) online di Hotel Swiss Bel Kendari, Rabu (1/11/2017).

Group Head Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Usman Rappe mengatakan, saat ini banyak penyedia kesehatan seperti rumah sakit, poli klinik dan puskesmas belum memahami secara pasti perbedaan antara layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Padahal itu wajib diketahui agar tidak memberikan kerugian bagi masyarakat sebagai peserta kedua layanan tersebut.

“Harus mampu dibedakan mana sakit yang tergolong dalam kategori kerja dan sakit bukan karena kerja, kenapa ini dilakukan tentu kami ingin BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan pelayanan prima bagi peserta,” ungkap Usman Rappe.

Salah satu perbedaan yang harus diketahui adalah, jika layanan BPJS Ketenagakerjaan biayanya unlimited artinya tidak terbatas sehingga seluruh biaya pengobatan akan dibayar dan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, berbeda dengan kesehatan yang memiliki batasan sesuai dengan kategori kelas kartu yang dimiliki masyarakat.

Pihaknya juga menyediakan dokter penasehat yang akan menjadi sumber informasi pasti mengenai bagaiamana proses penetapan seorang peserta BPJS ketika sakit apakah tercover dalam ketenagakerjaan atau kesehatan. Hal ini semata-mata juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan layanan bagi peserta yang tidak puas dengan layanan penyedia jasa kesehatan.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kendari La Uno berharap dengan dihadirkannya seluruh perwakilan rumah sakit, poli klinik, dan puskesmas yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya, mereka dapat mengetahui lebih jelas perihal permasalahan di atas agar pelayanan prima dapat diberikan kepada peserta.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Tetapkan Tiga Desa Sadar Jaminan Sosial di Sultra

Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Ia menargetkan tahun depan jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi dapat meningkat sehingga jangkauan layanan prima BPJS Ketenagakerjaan dapat maksimal dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Selain pihak penyedia layanan kesehatan yang hadir dalam kegiatan ini, sejumlah perwakilan perusahaan kelas platinum dan gold juga ikut berpartisipasi. Hal itu dimaksudkan agar perusahaan yang memiliki tenaga kerja ribuan bahkan puluhan ribu dapat mendaftarkan seluruh pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita tahu pekerja wajib dilindungi mau apapun itu statusnya, selama dia menerima upah,” kata La Uno.

Ada 22 rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan 11 perwakilan penyedia kesehatan yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu RSUP Bahteramas Sultra, RSUD Kota Kendari, RS Santaana, RS Bhanyangkara, RS Korem, PKM Benubenua, PKM Lepolepo, PKM Puuwatu, PKM Poasia, PKM Perumnas dan PKM Abeli. Sedangkan perusahaan yang hadir adalah PT Virtue Dragon Nikel Industri, PT Antam. PT TSI, PT SMI, PT GCNS, PT IMIP, PT Hutama Karya, PT Damai Jaya Lestari dan PT MAM. (B)

 

Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Jumriati

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free