Tampilan Desktop



Jelang Perayaan Imlek, Ini Pernak-Pernik Yang Diburu Pembeli
81 Dibaca

Jelang Perayaan Imlek, Ini Pernak-Pernik Yang Diburu Pembeli

Jelang Tahun Baru China (Imlek) 2568 atau tahun 2017 ini, Penjualan pernak pernik Imlek di Swalayan Marina adalah lampion, ikon ayam, nanas paling.(Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Jelang Tahun Baru China (Imlek) 2568 atau tahun 2017 ini, penjualan pernak pernik Imlek meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Adapun kebutuhan Imlek yang paling laris dan diburu pelanggan di Swalayan Marina adalah lampion, ikon ayam, nanas paling

Ini terlihat ketika pernak-pernik yang dijejalkan hampir seluruhan habis. Swalayan ini menyiapkan keperluan imlek masyarakat dua minggu sebelum perayaan Imlek. Selain masyarakat Tionghoa yang membeli pernak pernik tersebut, instansi pemerintah juga turut memesan untuk menjadi hiasan di kantor.

Jelang Perayaan Imlek, Ini Pernak-Pernik Yang Diburu Pembeli

Mulyono

Manager Operasional Swalayan Marina, Mulyono mengatakan, terjadi peningkatan pembelian sebesar 40 persen karena masyarakat sudah mulai mengerti. Sebab, pada Imlek tahun lalu masyarakat belum se antusias saat ini dalam membeli pernak-pernik Imlek. Swalayan Marina juga belum terlalu fokus dalam menjual kebutuhan Imlek tahun sebelumnya.

“Dulu masih susah nyarinya, sekarang setelah kami lengkapi minat dari masyarakat semakin bagus,” kata Mulyono saat ditemui di ruang kerjanya di Swalayan Marina, Kamis (26/1/2017).

Aksesoris lain juga banyak diminati seperti kue keranjang, permen, amplop yang tersedia di swalayan tersebut.

“Saat ini kan tahun ayam, jadi pernak-pernik ayam banyak dicari pembeli,” jelas dia.

Harga yang dibandrol untuk pernak-pernik Imlek ini mulai Rp 5.000 untuk amplop sampai Rp 400.000 untuk lampion. Selain lengkap, kata Mulyono, harga di swalayan ini juga terbilang murah.

Target kedepan dengan melihat antusias masyarakat seperti ini, pihak Wwalayan Marina akan menyediakan stand tersendiri untuk pernak-pernik Imlek di tahun depan. Jika ada peningkatan penjualan, tentunya harus ada penambahan penyediaan barang untuk memenuhi kebutuhan Imlek masyarakat.

“Saya pengen lebih dibesarkan dan difokuskan dari pada tahun ini, mau bikin ruangan khusus pernak-pernik Imlek,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga Kota Kendari di Jalan Konggoasa, Sasana mengatakan, tidak setiap tahun membeli pernak-pernik Imlek. Dia hanya membeli kebutuhan yang sangat diperlukan seperti kebutuhan persembahan untuk sembahyang saat ibadah.

“Lihat situasi juga, di saat ada beberapa masyarakat yang kesusahan, kita tidak perlu membeli sesuatu yang tidak begitu penting. Yang pasti sih, tahun baru seperti ini lebih kepada pembersihan dosa-dosa yang telah dilakukan di tahun sebelumnya dan berbagi kepada sesama,” tukasnya. (B)

 

Reporter : Sitti Nurmalasari / Erik Ari Prabowo
Editor : Kiki

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free