Pelajar SMP 1 Lalolae Koltim Tewas Tenggelam

Pelajar SMP 1 Lalolae Koltim Tewas Tenggelam
PELAJAR TENGGELAM - Seorang pelajar SMP 1 Lalolae bernama Rahmad Hidayat (13), warga lorong Krotoni Desa Keisio, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam pemancingan ikan, Kamis (7/2/2019). (Samrul/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Seorang pelajar SMP 1 Lalolae bernama Rahmad Hidayat (13), warga lorong Krotoni Desa Keisio, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam pemancingan ikan, Kamis (7/2/2019).

Sebelum meregang nyawa, korban bersama tiga rekannya yaitu Yusran (13), Erwin (12) dan Yusril (13) pergi memancing ikan di kolam salah seorang warga desa Keisio bernama H. Irfan sekitar pukul 14.30 wita.

Kapolsek Rate-rate, AKP Bachtiar Tayeb membenarkan peristiwa itu saat dikonfirmasi.

Menurutnya, sesampainya di lokasi pemancingan, korban tidak langsung memancing. Ia memilih mandi-mandi di kolam. Sedangkan rekannya yaitu Yusran, Erwin dan Yusril saat itu langsung memancing ikan.

Pelajar SMP 1 Lalolae Koltim Tewas Tenggelam
Kolam pemancingan ikan dimana Rahmad Hidayat (13) tewas tenggelam. (Foto: istimewa)

“Korban sempat dilarang oleh ketiga temannya dengan alasan air kolam dalam. Tetapi korban tidak mengindahkan larangan temannya,”kata Bachtiar kepada Zonasultra.com.

Korban tetap nekat turun ke dalam kolam, meskipun air kolam saat itu dalam dan berkeruh. Sekitar lima menit berada di dalam kolam, korban langsung teriak minta tolong. Ternyata korban tidak bisa berenang.

“Melihat korban teriak minta tolong, salah satu teman korban bernama Yusran berupaya untuk menolong. Namun dia (Yusran) sendiri juga tidak bisa berenang,”ujar Bachtiar.

Melihat rekannya tenggelam, Yusran berupaya mencari pertolongan dan berlari memanggil Hendrik (18), warga yang berada dekat di sekitar lokasi kejadian. Baik Hendrik, Yusran, Erwin maupun Yusril tidak bisa berbuat banyak untuk menolong korban. Hendrik berupaya berenang mencari korban, tetapi tak berhasil menemukan jasad korban yang sudah tenggelam.

“Hendrik lalu memanggil warga untuk mencari korban, sampai akhirnya warga berhasil menemukan jasad korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi, “terang Bachtiar.

Setelah berhasil ditemukan, sejumlah warga melarikan korban ke puskesmas Lalolae. Akan tetapi, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. Korban sudah meninggal dunia sebelum dibawa ke puskesmas. Sekitar pukul 17.00 wita jenazah korban dibawa pulang ke rumahnya. (a)

 


Kontributor : Samrul
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib