Tampilan Desktop



Ribuan Masyarakat Meriahkan Karnaval Budaya HUT Konawe
334 Dibaca

Ribuan Masyarakat Meriahkan Karnaval Budaya HUT Konawe

Karnaval Budaya : Salah satu peserta karnaval budaya yang menampilakn maskot Wulele Sanggula, peserta ini berasal dari Sekertarian DPRD Konawe. Selain maskot, peserta tersebut juga menampilakn tarian mondotambe. (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Ribuan masyarakat Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), ikut ambil andil untuk memeriahkan karnaval budaya yang digelar sebagai tanda dimulainya seluruh rangkayan kegiatan Konawe Expo jelang Hari Ulang Tahun (HUT) salah satu daerah tertua di Sultra ini.

Berbeda dengan perayaan sebelumnya, kegiatan kali ini terbilang sukses. Selain tidak adanya hujan deras yang menguyur Konawe, dalam kegiatan ini juga mempertontonkan berbagai atribut unik yang merupakan hasil kreatifitas masyarakat.

Selain itu, masing-masing kecamatan juga memperlihatkan potensi-potensi daerah, budaya, serta keragaman etnis yang mendiami tanah Konawe. Tercatat ada puluhan tarian yang ditampilkan oleh masing-masing kecamatan, seperti tarian Mondotambe, Lariangi, Molulo, Tarian Sebelum Panen, Tarian Berburu, serta beberapa tarian khas Suku Tolaki lainnya. Ada juga Tarian Angin Mamiri oleh masyarakat suku Silayar yang ada di Kecamatan Wawotobi, Tarian khas Suku Muna, dan ada juga tarian suku Toraja.

Tidak hanya itu, ada pula tarian khas suku Bali, Jawa, dan juga Suku Bugis yang juga dipertontonkan dihadapan Bupati Konawe Kery Syaiful Konggoasa, serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ribuan Masyarakat Meriahkan Karnaval Budaya HUT Konawe

Bupati Konawe, Kery Syaiful Konggoasa melambaikan tangan sebagai bentuk kebahagiannya atas suksesnya kegiatan Karnaval Budaya.

Melihat meriahnya kegiatan Karnaval Budaya kali ini, Bupati Konawe seakan tak mampu menyembunyikan kegembiraannya. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini secara terang-terangan menyampaikan rasa bahagianya kepada seluruh peserta karnaval yang telah ikut menjadi bagian atas suksesnya kegiatan tersebut.

“Saya sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Konawe yang hadir pada hari ini. Saya katakan bahwa komitmen saya sebagai Bupati Konawe untuk membangun daerah ini akan saya tepati, peningkatan jalan dan juga peningkatan perekonomian masyarakat terus menjadi fokus utama kami,” kata Kery dihadapan peserta karnaval di halaman kantor Bupati Konawe, Sabtu (25/2/2017)

Ribuan Masyarakat Meriahkan Karnaval Budaya HUT Konawe

Salah satu peserta Karnaval Budaya yang juga mempertontonkan tarian khas tanah Toraja yang dipadukan dengan tarian khas Tolaki.

Kata dia, Pemda Konawe di bawah komadonya saat ini sedang berusaha untuk program pembangunan yang merata disegala sektor, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan dan jembatan disemua wilayah, agar tidak ada lagi keluhan yang mengatakan bahwa duet Kery Syaiful Konggoasa dan Parinringi hanya membangun di daerah tertentu.

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe itu mengaku jika dimasa kepemimpinannya bersama Parinringi, telah banyak melakukan berbagai terobosan yang menjadikan daerah penghasil beras terbesar di Sultra ini mampu berdiri sejajar dengan daerah lain.

Hal itu, lanjutnya, dilihat dari perhatian Pemerintah Pusat dengan menjadikan Konawe sebagai salah satu dari 11 darah pengembangan industri pertambangan terbesar di Indonesia, serta beberapa bantuan yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Kita tahu sendiri, pemerintah pusat akan membangun bendungan polisika, yang merupakan salah satu bendungan terbesar di Indonesia timur,” imbuhnya.

Ribuan Masyarakat Meriahkan Karnaval Budaya HUT Konawe

Pertunjukkan tarian kesatria Suku Muna oleh etnis Muna yang tinggal di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra)

Kery berharap masyarakat Konawe bisa menunjukkan kepada masyarakat luar bahwa merupakan masyarakat yang cinta terhadap Bhineka Tunggal Ika, sebab tanah Konawe didiami oleh berbagai macam suku bangsa, mulai dari Jawa, Bali, Makassar, Bungis, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta beberapa suku lain yang ada di Indonesia.

Tidak hanya keberagaman suku, Konawe didiami oleh berbagai macam agama dan keyakinan. Meski begitu masyarakat Konawe tidak pernah terlibat pertikaian soal agama, sebab masyarakat Konawe diketahui cinta terhadap toleransi beragama.

Kegiatan karnaval budaya ini juga dirangkaikan dengan pengguntingan fita sebagai tanda dimulainya Expo Pembangunan yang rutin dilaksanakan sebelum puncak perayaan HUT Konawe pada 3 Maret mendatang. (Adventorial)

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free