Tampilan Desktop



Serunya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kendari Tampilkan Pertunjukan Teater
88 Dibaca

Serunya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kendari Tampilkan Pertunjukan Teater

Teater : Pertunjukan teater dalam penutupan acara “Damai di Balik Jeruji”, Minggu (26/2/2017). (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlihat sangat antusias saat menampilkan pertunjukan teater dalam acara penutupan “Damai di Balik Jeruji” pada Minggu (26/2/2017).

Baca Juga : “Damai di Balik Jeruji”, Cara Seniman Sultra Ini Edukasi Warga Binaan Lapas Anak dan Perempuan

Dalam penampilannya, puluhan warga binaan ini, dalam blog perempuan dan anak yang dibagi dalam beberapa grup sukses menciptakan tawa di kalangan undangan dengan penampilan mereka yang sederhana namun beragam, mulai dari komedi hingga persahabatan, namun menyampaikan berbagai makna dalam kehidupan.

Salah seorang warga binaan, Dewa mengungkapkan dalam penampilan teater tersebut, mereka hanya latihan seminggu, selama program “Damai di Balik Jeruji” tersebut berlangsung sejak 11 Februari lalu, yang diawasi dan dipandu oleh panitia.

“Kita sangat senang kalau ada kegiatan begini, ya semacam hiburan juga dan tambah-tambah pengetahuan,” kata Dewa saat ditemui usai acara.

Serunya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kendari Tampilkan Pertunjukan Teater

Antusias warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat penampilan pertunjukan teater dalam penutupan acara “Damai di Balik Jeruji”, Minggu (26/2/2017).

Kegiatan “Damai di Balik Jeruji” ini juga mendapat respon yang baik dari Kepala Kantor Wilayah Sultra, yang diwakili oleh Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sultra, Muslim yang menganggap kegiatan ini merupakan kegiatan postif yang harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

Salah satu penampilan yang cukup menarik menurut Muslim yaitu ketika salah satu grup menampilkan teater dengan makna bahwa saat ini permasalahan yang besar harus dihadapi dunia bukanlah kebodohan, melainkan ketidak mampuan orang-orang pintar untuk mengimplementasikan apa yang mereka pahami

“Melihat respon yang sangat baik dari warga binaan sangat menggambarkan betapa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh warga binaan,” kata Muslim.

Selain itu, dengan adanya kegiatan ini maka akan memperlihatkan kepada seluruh masyarakat bahwa masuknya mereka ke Lapas bukan hanya dikumpul lalu dilepas begitu saja, melainkan juga mereka diberikan kesempatan untuk belajar dan berkreasi. (B)

 

Reporter : Sri Rahayu
Editor : Jumriati

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free