Tampilan Desktop

Sidak Jelang Idul Fitri, Sejumlah Komoditi Tumbuhan Segar Terkontaminasi Pestisida
19 Dibaca

Sidak Jelang Idul Fitri, Sejumlah Komoditi Tumbuhan Segar Terkontaminasi Pestisida

SIDAK GABUNGAN– Suasana tes uji kandungan pestisida terhadap sejumlah produk tumbuhan segar tomat, cabe besar, cabe keriting dan cabe rawit di pasar Korem, Mandonga, Rabu (29/6/2016). Dalam kegiatan sidak gabungan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sultra, Badan POM Sultra, Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Sultra, Dinas Perkebunan dan Holtikultura, Badan Karantina Pertanian Kelas II Kendari dan sejumlah instansi lainnya. ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Sejumlah komoditi produk segar tumbuhan di dua pasar tradisional kota Kendari terkontaminasi dengan residu pestisida.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Yesna Suriani mengungkapkan produk segar tumbuhan yang terkontaminasi dengan residu pestisida adalah tomat, cabe besar, cabe keriting dan cabe rawit, diketahui setelah dilakukan uji langsung di lokasi sidak.

“Pasar basah Mandonga dan pasar panjang, dua tempat ini kami dapatkan produk segar tumbuhan yang terkontaminasi dengan pestisida,” ungkap Yesna Suriani saat usai acara sidak gabungan, Rabu (29/6/2016).

Menurut Yesna, produk segar tumbuhan tomat, cabe besar dan cabe keriting tersebut didatangkan dari Sengkang, Sulawesi Selatan (Sulsel), sedangkan untuk cabe rawit (lombok kecil) merupakan produk lokal dari Moramo, Konawe Selatan (Konsel).

Sedangankan untuk komoditi produk segar hewani semua dalam kondisi aman dikonsumsi hingga menjelang lebaran tahun ini. Seperti ikan kering, ikan basah, udang serta daging ayam dan sapi.

Kemudian, terkait tingkat keamanan temuan sejumlah komiditi produk tumbuhan segar yang terkontaminasi dengan residu pestisida, pihaknya masih melakukan uji laboratorium lebih lanjut dan sejumlah sampel akan dikirim langusung ke laboratorium yang terakreditasi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Selain itu, untuk produk olahan makanan, pihaknya menemukan sejumalah produk impor yang tidak memiliki standarisasi produk olahan serta tidak teregistrasi di badan POM. Salah satu produk yang ditemukan adalah campuran soup jamur putih.

Sehingga, Yesna Suriani menghimbau kepada masyarakat Sultra khususnya kota Kendari agar dapat memilih produk yang sesuai dengan standar dari badan POM serta Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sultra. (A)

 

Repoter : Ilham Surahmin
Editor  : Rustam

View all contributions by

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com