Tiga Bangunan Ruko di Konawe Ludes Terbakar

1184
Tiga Bangunan Ruko di Konawe Ludes Terbakar
KEBAKARAN - Tiga unit rumah toko (Ruko) yakni Toko Sahabat Indah, Toko Mujur, dan Apotek Waraka yang terletak di Jalan Sabandara, Kelurahaan Puunaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ludes terbakar, Sabtu (2/3/2019) sore. (IKSAN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Tiga unit rumah toko (Ruko) yakni Toko Sahabat Indah, Toko Mujur, dan Apotek Waraka yang terletak di Jalan Sabandara, Kelurahaan Puunaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ludes terbakar, Sabtu (2/3/2019) sore. Warung makan yang berdempetan dengan ruko tersebut juga ikut terbakar.

Menurut salah satu saksi mata, Harnawati yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian, diduga api berasal dari gudang belakang Toko Sahabat Indah milik H. Damir, menjelang salat asar sekitar pukul 15.30 Wita.

Selain melahap bangunan ruko tersebut, api juga menghanguskan beberapa barang berharga seperti emas sebanyak 1 kg dan uang senilai ratusan juta rupiah.

Kata Harre, sapaan akrab wanita ini, barang belanjaan toko tersebut baru tiba Jumat (1/3/2019) sebanyak 2 truk. Toko tersebut diketahui sebagai distributor ban jenis swalow di Kabupaten Konawe.

Selain Toko Sahabat Indah, api juga melahap Toko Mujur milik H. Passe. Toko tersebut diketahui menjual beberapa jenis aksesoris dan sepatu. Tidak hanya itu, api juga melumat habis Apotek Waraka milik H. Madong

“Waktu kejadian tadi pemilik toko (H. Damir) itu lagi ada di lantai bawah dengan karyawannya, istrinya sementara mau salat, sedangkan dua orang anaknya lagi mandi,” jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (2/3/2019).

Di tempat yang sama, Kapolres Konawe AKBP Muh Nur Akbar menuturkan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan pasti terkait kronologis kejadian tersebut dan total kerugian yang ada. Saat ini pihaknya tengah membantu mengevakuasi beberapa barang jualan yang sempat diselamatkan, seperti sepeda dan beberapa perabot rumah tangga lainnya.

“Saat ini kami belum bisa mengidentifikasi lebih jauh soal total kerugian dan kronologis kejadian. Kami bersama warga dan pemilik toko masih sementara mengevakuasi barang-barang yang sempat diselamatkan,” ujar Kapolres.

Sementara Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Ferdinan mengungkapkan, saat kejadian pihaknya hanya bisa menurunkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran. Pasalnya, kendaraan pemadam milik pemda hanya dua unit, dan satu unit sudah tidak dapat beroperasi lagi.

“Unit pemadam kebakaran ini sangat spesifik tidak bisa sembarang tidak dijual seperti umumnya kendaraan yang lain. Kita sudah rencanakan memang untuk pengadaan dua unit pemadam di tahun 2020 nanti, sebenarnya kita sudah rencanakan di tahun 2016 kemarin tapi kita terkendala dispesifikasi” jelasnya di lokasi kejadian.

Sekda juga mengatakan pihaknya bakal memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang diharapkan bisa sedikit meringankan beban korban.

“Saat ini kita sedang mendata berapa orang korban, setelah itu baru kita serahkan, paling lambat besok,” ujarnya

Hingga pukul 21.08 Wita, api tersebut belum juga bisa dipadamkan. Satu unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit water canon milik Polres Konawe bersama ratusan warga masih berusaha memadamkan api tersebut. (a)

 


Kontributor: Iksan
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib