iklan zonasultra

390 Warga Tapak Wali Indonesia Sandang Gelar MMG

390 Warga Tapak Wali Indonesia Sandang Gelar MMD
TAPAK WALI - Sebanyak 390 warga Tapak Wali Indonesia dikukuhkan oleh guru besarnya di GOR Bahteramas Kendari. (M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 390 orang warga seni bela diri pernapasan Tapak Wali Indonesia (TWI) sandang gelar Magister Muchtahul Guyube (MMG), Sabtu (12/5/2018) malam di GOR Bahteramas Kendari. Para warga TWI yang dikukuhkan menjadi MMG oleh Yang Mulia Guru Besar Al-Muqarram Syekh H. Azis, ini berasal dari 12 provinsi yang ada di Indonesia.

Adapun 12 provinsi tersebut diantaranya, Komisariat Daerah Sulawesi Tenggara 187 Orang, Komisariat Daerah Sulawesi Selatan dan Barat 70 Orang, Komisariat Daerah Kalimantan Timur 34 Orang, Komisariat Daerah Kepulauan Riau 29 Orang, serta Komisariat Daerah Jambi sebanyak 30 Orang, Komisariat Daerah Sulawesi Tengah 23 orang, Komisariat Daerah Papua dan Papua Barat 14 Orang, Komisariat Daerah DKI Jakarta 1 orang, Jawa Timur 1 Orang dan Gorontalo 1 Orang.

Guru Besar TWI Syekh H Azis mengatakan, Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan TWI adalah organisasi kemasyarakatan yang mendidik dan melatih putra putri Indonesia menjadi generasi yang tangguh dan setia pada NKRI. Sistimatika pendidikan non formal dan pelatihan secara berkala merupakan kunci, menjadikan TWI sebagai salah satu pilar memperkuat ukhuwa insania, memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara.

390 Warga Tapak Wali Indonesia Sandang Gelar MMD

Olehnya itu ungkapnya, warga TWI digodok pada pembentukan mentalitas agar tetap berpegang pada keyakinan masing-masing. Kesadaran spritual warga TWI terus diasah pada setiap pembahasan Guru Besar agar menjadikan manusia yang memahami diri sehingga mensyukuri nikmat yang dianugerahkan Tuhan yang maha segalanya.

“Pelaksanaan kegiatan pengukuhan DAN III Atas merupakan acara rutinitas organisasi Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali Indonesia sebagai manifestasi pembinaan mental dan spiritual dari jenjang kegiatan non formal yang telah diikuti oleh warga Tapak Wali Indonesia selama waktu yang ditentukan dalam setiap tataran,”jelasnya, di GOR Bahteramas Kendari, Sabtu (12/5/2018) malam.

Sementara itu Dewan Pembina TWI Sultra, Ali Mazi mengungkapkan, dengan kegiatan pengukuhan ini pihaknya berharap TWI semakin berkembang dan mampu menjalankan tujuan berdirinya perguruan. Untuk itu lanjutnya, pihaknya akan terus mendukung perguruan ini berkembang di Sultra.

“Kami tentunya akan memberikan support yang lebih untuk lebih baik lagi pengembangan TWI di Sultra. Terlebih lagi saat ini sudah ratusan warga TWI di Sultra yang menyandang gelar MMG, “tuturnya. (B)


Reporter : M Rasman Saputra
Editor : Abdul Saban

4 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib