iklan zonasultra

5 Formasi CPNS di Baubau Belum Ada Pendaftarnya

Ilustrasi cpns 2019
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM,BAUBAU– Terdapat 5 formasi untuk kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini masih kosong pendaftar. Formasi tersebut yakni, penata laporan keuangan, pengelola dinas kesehatan keluarga, pengelola cagar budaya, pengelola data sejarah, dan analisis budaya.

Menurut Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau, Samiun, pendaftar lima jabatan dimaksud tak kunjung setor berkas, maka dipastikan kuotanya akan sia-sia.

“Kita mau strategi bagaimana. Itu dari MenPAN-RB. Kapan kita mau omongkan, sementara sudah mau tutup Ini. Iya akan kosong. Tidak bisa ditutupi dengan jabatan yang lain,” ujar Samiun lewat panggilan telepon, Rabu (27/11/2019).

iklan zonasultra

Pendaftaran CPNS di Kota Baubau sendiri akan ditutup 28 November 2019. Penyetoran berkas ditutup sehari setelahnya, 29 November 2019. Dengan demikian lima kuota CPNS di Kota Baubau itu berpeluang akan kosong hingga berakhirnya pendaftaran.

(Baca Juga : Tenaga Pendidik Kurang, Kuota CPNS Baubau Justru Nihil Guru)

Bukan kali pertama kuota CPNS di Kota Baubau kosong pendaftar. Kata Samiun, pada penerimaan 2018 lalu satu kuota dokter spesialis juga kosong. Ia menduga, penyebabnya karena kualifikasi pendidikan yang nihil.

“Bisa jadi, tidak adanya kualifikasi pendidikan itu di perguruan tinggi atau warga Kota Baubau dan sekitarnya belum ada yang punya kualifikasinya,” ucapnya.

Untuk diketahui, per 26 November 2019 pendaftar CPNS di Kota Baubau sudah mencapai 2.836 orang pelamar. Jumlah ini masih akan bertambah lantaran gelombang pendaftar yang kian banyak di penghujung waktu. Belum lagi berkas pelamar yang menggunakan jasa kantor pos yang selalu didistribusi bila jumlahnya sudah banyak.

“Walaupun terlambat distribusi. Kita lihat stempel posnya. Kalau stempel pos tanggal 29 masih bisa kita akomodir,” imbuh Samiun. (B)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor: Muhamad Taslim Dalma
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib