Honda

Ahmad Safei Prihatin, Penghuni Rutan Didominasi Usia Muda

Bupati Kolaka, Ahmad Safei
Ahmad Safei

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengungkapkan bahwa generasi muda usia produktif banyak menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kolaka.

Hal itu berdasarkan hasil kunjungannya ke Rutan Kolaka saat melaksanakan upacara 17 Agustus, kebanyakan dari penghuni rumah tahanan merupakan anak muda dengan usia kisaran 25 sampai 30 tahun ke bawah.

‚ÄúNarapidana yang curi motor, curi sapi, narkoba, berkelahi, curi ayam, mereka dijejer berkelompok. Yang menyedihkan mereka rata-rata usianya 25-30 tahun ke bawah,” ujarnya dihadapan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dalam acara Forum Silaturahmi Kamtibmas Satkamtibmas Polres Kolaka di Hotel Sutan Raja, Kamis (21/2/2019).

iklan zonasultra

Ahmad Safei menuturkan, jika para pelaku kejahatan adalah usia muda yang seharusnya menjadi harapan penerus bangsa yang membangun negeri ini.

“Kemudian menjadi penghuni rutan mau jadi apa negara ini? Mau dibawa kemana ini negara?,” terangnya.

“Dan 60 persen penghuni rutan usianya 25-30 ke bawah karena narkoba dan kasus kriminal lainnya. Dan lebih sedihnya lagi ada beberapa napi yang kita kenal,” tambahnya.

Untuk itu, Safei menekankan dan meminta semua pihak, agar berperan aktif dalam berpartisipasi memantau wilayahnya dan meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitarnya.

Bila mendapati ada kegiatan yang sekiranya mencurigakan maka segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas atau Babinsa. Ia pun menyuruh masyarakat untuk mengenali dan mengambil nomor handphonenya.

“Kenali mereka, bila perlu ambil nomor handphonenya. Tidak usah ragu-ragu untuk melaporkan,” tegasnya.

Sehingga, keterlibatan dan kepedulian masyarakat dapat membantu kerja aparat kepolisian maupun tentara dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah ini.

Sehingga, tambah, Safei, mustahil untuk menciptakan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Kolaka berjalan dengan baik tanpa keterlibatan dan kepedulian masyarakat. (a)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib