Tampilan Desktop



Alami Hiportemia dan Kehabisan Logistik, Dua Pendaki Gunung Mekongga Meninggal
2117 Dibaca

Dua Pendaki Gunung Mekongga Berhasil Dievakuasi

EVAKUASI – Tim Search and Rescue (SAR), yang berhasil mengevakuasi dua orang pendaki Gunung Mekongga Senin (13/3/2017). (Foto Istimewa)

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Setelah dua orang pendaki Gunung Mekongga yakni La Ode Mufazir (27) dan Khairat Umayah (25) berhasil dievakuasi dengan selamat Senin (14/3/2017) kemarin, dua orang rekannya Edi Mulyadi (27) dan Laode Fitria alias Toto (20) dikabarkan telah meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kendari Muslimin mengatakan, kedua pendaki itu ditemukan sekitar pukul 12.00 Wita kemarin dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Keduanya ditemukan di antara pos tujuh dan pos delapan.

“Saat ini proses evakuasi masih berlanjut, kalau tidak ada halangan, mungkin tim akan sampai sebentar malam. Tapi kalau hujan dan sudah gelap, pasti tim bermalam dulu,” kata Muslimin dihubungi Zonasultra.com, Selasa (14/3/2017) siang.

Diduga kedua pendaki ini meninggal dunia karena terserang hipotermia. Selain itu persediaan logistik keduanya juga sudah habis.

“Disana kan cuaca buruk, hujan terus, kedua pendaki ini mungkin terserang hipotermia. Persediaan logistik mereka juga sudah habis,” tambah Muslimin.

Sementara dua orang rekannya yang selamat dan telah dievakuasi, La Ode Mufazir dan Khairat Umayah saat ini sudah berada di pos dua. Mereka telah mendapatkan perawatan medis dari regu penyelamat. Diperkirakan sore hari ini, kedua korban tersebut sudah sampai di posko induk.

(Berita Terkait : Dua Pendaki di Gunung Mekongga Terserang Hipotermia)

Untuk diketahui, Edi Mulyadi dan Laode Fitria alias Toto mendaki gunung yang terletak di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) itu pada Minggu (5/3/2017) lalu. Ia mendaki bersama empat orang rekannya, La Ode Mufazir, Khairat Umayah, Lili Angga dan Rahim.

Saat perjalanan kembali dari pendakiannya, mereka dihadang badai yang mengakibatkan dua orang diantara mereka terserang hipotermia.

Dua orang rekannya yakni Lili Angga dan Rahim memutuskan untuk turun meminta pertolongan di pos komando Desa Tinokari, Kecamatan Rante Angin, Kolaka Utara. Sementara dua pendaki lain mendampingi dua pendaki yang terserang hipotermia itu.

(Berita Terkait : Cuaca Buruk, Dua Pendaki Gunung Mekongga Belum Ditemukan)

Hipotermia adalah suatu kondisi darurat medis di mana tubuh tidak sanggup mengembalikan suhu panas tubuh karena suhunya terlalu cepat turun. Kondisi ini membuat suhu tubuh mencapai suhu yang sangat rendah di bawah 35°C.

Ketika suhu tubuh turun terlalu rendah, jantung, sistem saraf, dan organ tubuh lain tidak dapat bekerja secara optimal. Jika tidak segera ditolong, hipotermia bisa menyebabkan kegagalan total pada fungsi jantung dan sistem pernapasan yang bisa mengarah pada kematian. (A*)

 

Reporter: Lukman Budianto
Editor: Jumriati

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com