iklan zonasultra

Antisipasi Virus Corona, Pemda Konawe Bentuk Tim Khusus

Kery_Saiful_Konggoasa
Kery Saiful Konggoasa

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), langsung membentuk tim khusus untuk mengantisipasi penyebaran virus corona khususnya karyawan PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI), di Kecamatan Morosi.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengatakan tim yang dibentuk terdiri dari Dinas Kesehatan, Satpol Pamong Praja (PP), TNI dan Polri, serta beberapa instansi yang ditugaskan memantau kondisi kesehatan pekerja khususnya Warga Negara Asing (WNA) asal Cina.

Baca Juga : Belum ada WNA China yang Terdeteksi Thermo Scanner di Bandara Haluoleo

iklan zonasultra

Ia juga memastikan dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di sekitar perusahaan terus melakukan pengawasan terkait virus mematikan asal negara tirai bambu itu.

“Kita sudah rapatkan bersama forkopimda, tadi malam juga saya sudah laporkan kepada pak Gubernur,” ujar Kery usai rapat bersama di ruang rapat Kantor Bupati Konawe, Senin (27/1/2020).

Kata dia, jalur masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina di Morosi tidak hanya melalui udara saja, tetapi juga melalui jalur laut. Sehingga, pihaknya meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk membantu dan memasang alat pengukur suhu di pelabuhan jetty milik PT VDNI.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Konawe, saat ini jumlah TKA yang ada di VDNI sebanyak 774 orang. Sehingga, potensi penyebaran virus corona harus segera diantisipasi.

“Sesuai data dari Nakertrans, TKA di Morosi itu sudah 744 orang. Tapi menurut saya bukan hanya itu, sudah ribuan yang ada di sana,” imbuhnya.

Baca Juga : Cerita Hidayatullah, Cemas Kondisi Anaknya di Cina Akibat Virus Corona

Politisi Partai Amanat Nasional itu mengaku belum bisa memastikan apakah sudah ada TKA yang positif terjangkit virus tersebut. Sejauh ini informasi adanya pekerja asing yang dirawat di RSUD Bahteramas karena virus ini, masih sebatas isu.

“Kemarin saya sudah dapat informasi katanya sudah ada gejala-gejala. Kan virusnya itu melalui orang Cina, jadi kita tetap antisipasi itu,” tutup Kery. (A)

 


Kontributor : Restu Tebara
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib