iklan zonasultra

Catat 7 Peristiwa di Langit yang tak boleh Dilewatkan Tahun 2018

Catat 7 Peristiwa di Langit yang tak boleh Dilewatkan Tahun 2018
Ilustrasi

Catat 7 Peristiwa di Langit yang tak boleh Dilewatkan Tahun 2018Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sedikitnya ada 7 peristiwa yang akan terjadi di angkasa pada tahun 2018 mendatang.

Dikutip dari situs resmi National Geographic Indonesia nationalgeographic.co.id bahwa ada tujuh fenomena angkasa yang akan menghiasi langit, terjadi di tahun depan:

1. Gerhana

Gerhana matahari total akan terjadi lagi di tahun depan. Kendati demikian ada tiga jenis gerhana yang akan terjadi yaitu gerhana matahari sebagian dan dua gerhana bulan Arab total yang dapat disaksikan oleh seluruh penduduk di belahan dunia manapun.

Tanggal 31 Januari 2018, Gerhana bulan total terlihat jelas dari Australia, Amerika Utara, timur Asia dan Samudra Pasifik. Kemudian tanggal 15 Februari 2018, Gerhana matahari sebagian bisa dilihat dari Antartika, Cile dan Argentina.

Selanjutnya tanggal 13 Juli 2018, Gerhana matahari sebagian terlihat dari Antartika dan ujung selatan Australia. Setelah itu tanggal 27 Juli 2018, Gerhana bulan total, sebagian besar terlihat dari negara-negara di Eropa, Afrika, Asia Tengah, dan Australia Barat.

Serta tanggal 11 Agustus 2018, Gerhana matahari sebagian tampak di timur laut Kanada, Greenland, Eropa Utara, dan timur laut Asia.

2. Hujan Meteor

Ada dua hujan meteor terbaik yang wajib Anda lihat tahun 2018 yaitu adalah Perseid dan Geminid. Perseid akan muncul di langit malam pada 12-13 Agustus dengan 60 meteor per jam. Sementara Geminid akan menyapa pada 13-14 Desember dengan 120 meteor per jam.

Perseid adalah fenomena alam berupa hujan meteor yang sering dikaitkan dengan komet Swift-Tuttle. Dinamakan Perseid karena titik radian hujan meteor ini seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus.

Gemenid sebagai salah satu hujan meteor terbaik setiap tahun. Sebab, meteor ini tampak cerah, dan saat puncaknya akan terlihat arus meteor melintasi langit dengan kecepatan 120 meteor per jam.

3. Lubang hitam

Pada bulan April tahun ini proyek dari multi teleskop bernama Event Horizon Telescope telah berusaha untuk memotret cakrawala peristiwa lubang hitam dan pada pertengahan 2018, diperkirakan kita dapat melihat gambar pertama lubang hitam Sagitarius A tersebut.

Lubang hitam adalah bagian dari ruang waktu yang merupakan gravitasi paling kuat, bahkan cahaya tidak bisa kabur. Teori Relativitas Umum memprediksi bahwa butuh massa besar untuk menciptakan sebuah Lubang Hitam (Black Hole) yang berada di Ruang Waktu.

4. Eksplorasi Bulan

Catat 7 Peristiwa di Langit yang tak boleh Dilewatkan Tahun 2018

Tahun 2018 mendatang, India untuk pertama kalinya dalam sejarah, akan menempatkan rover di Bulan. Tiongkok dengan Chang’e 4 dan Chang’e 5-nya juga akan melakukan misi eksplorasi bulan,

Sementara itu, SpaceX bahkan mengatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk meluncurkan paket wisata ke Bulan bagi warga biasa (bukan astronaut). Menggunakan wahana antariksa yang beroperasi tanpa pilot, SpaceX memungkinkan Anda mengelilingi Bulan selama seminggu.

5. Bertemu asteroid

Dua penjelajah asteroid akan bertemu dengan ‘target’nya. Di Juni, Hayabusa 2 milik JAXA, yang diluncurkan pada 2014 akan bertemu dengan asteroid Ryugu.

Sementara pada Agustus, OSIRIS-REX dari NASA akan bertemu dengan asteroid dekan Bumi, Bennu.

6. Ledakan kembang api pulsar

Di tahun depan, pulsar, bintang neutron yang berotasi dengan cepat, akan terbang melintasi salah satu bintang paling terang di galaksi. Ketika itu terjadi, akan ada ledakan kembang api astrofisika yang membantu para peneliti mengukur massa, gravitasi, medan magnet, dan angin bintang.

7. Satelit planet Merkurius

Pada 2018, ESA dan JAXA meluncurkan misi bersama mereka – BepiColombo, yang akan menjadi satelit Merkurius, planet paling dekat dengan Matahari. Meskipun satelit ini tidak akan sampai Merkurius sebelum 2015, namun ini tetap menjadi fenomena penting yang harus kita tunggu. (Sumber: Science Alert)

 

Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib