iklan zonasultra

Cegah Penyakit Menular, Dinkes Konut Gelar Program Sanggula

Cegah Penyakit Menular, Dinkes Konut Gelar Program Sanggula
SOSIALISASI - Kadis Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi saat menggelar sosialiasi program Pencegahan Penyakit Menular (Sanggula) di Balai Kecamatan Andwoia yang dihadiri Pemerintah Kecamatan, Lurah, Desa dan masyarakat. (Jefri/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjalankan program Sanggar Penanggulangan Penyakit Menular (Sanggula).

Kegiatan itu, bertujuan untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit menular di kalangan masyarakat seperti TBC, HIV/aids, kusta, kaki gajah dan lain sebagainya.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi mengatakan, pencegahan penyakit menular menjadi salah satu perhatian khusus instansinya untuk menekan angka kematian dimasyarakat. Serta menetralisir wabah penyakit, dan menciptakan kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Baca Juga : Cegah DBD, Dinkes Konut Lakukan Fogging di Lokasi Pengungsian

“Melalui sosialisasi, tiap kecamatan kita bentuk tim sanggula yang melibatkan langsung tim medis, tokoh masyarakat, pemuda, agama, perempuan dan organisasi masyarakat lainnya. 2019 ini sudah mulai jalan dan terus kita kembangkan di 13 kecamatan,”kata Nurjannah di rumah dinasnya di Wanggudu, Minggu (8/9/2019).

Disampaikan, salah satu pembentukan tim Sanggula tersebut adalah upaya untuk lebih memaksimalkan langkah pertolongan di lapangan melalui informasi dan koordinasi tim. Sehingga saat ditemukan adanya gejala penyakit menular langsung segera tertangani.

Meski tak menyebutkan secara detail, wanita berhijab ini menyebutkan, terdapat beberapa penderita penyakit menular di wilayah itu seperti kaki gajah dan TBC. Namun, pihaknya memastikan sudah dalam penanganan ahli medis dan berangsur membaik.

Baca Juga : Dinkes Konut Pastikan Stok Vaksin Rabies Aman

“Pelan-pelan kita atasi. Seperti penangangan gizi buruk dari 14 persen penderita tinggal 0,1 persen saja, ini pun sementara ditangani. Begitu juga dengan penyakit Demam Berdarah (DBD). Pelayanan terus kita tingkatkan dengan melahirkan terobasan baru melalui program pelayanan kesehatan,”ujarnya.

“Harapkan kami untuk jangka menengah penderita penyakit menular di Konawe Utara tidak ada lagi, kami akan terus perkuat gerkan peningkatan pelayanan kesehatan. Program Sanggula merupakan inovasi yang didukung langsung oleh Pak Bupati dengan suport dana melalui APBD,”tukasnya. (b)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib