iklan zonasultra

Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Motor Jurnalis Ikut Rusak

Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Motor Jurnalis Ikut Rusak
DEMO - Sepeda motor milik jurnalis Detik.com Sitti Herlina dirusak saat demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), di kawasan eks MTQ Kendari, Kamis (8/10/2020). (Fadli Aksar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sepeda motor milik jurnalis Detik.com Sitti Herlina dirusak saat demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), di kawasan eks MTQ Kendari, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi tersebut berlangsung ricuh.

Menurut Herlina, saat itu ia memarkirkan motor jenis matik itu di samping pagar eks MTQ. Namun, saat polisi memukul mundur mahasiswa hingga melewati wilayah itu, ia ikut berlari menghindari tembakan gas air mata dan tak mengambil kendaraannya.

Iklan Zonasultra

Ia lalu meminta tolong kepada rekan jurnalis yang lain untuk menyelamatkan motor tersebut. Namun, saat di tempat parkir, motor tersebut sudah tidak ada. Akhirnya, ia berusaha mencari motor tersebut.

“Ternyata sudah ada di kantor DPRD, saya cek kaca lampu belakang pecah, kunci kontak tidak berfungsi, dan setir tidak bisa putar ke kanan, kayaknya dipatah, karena posisi kunci setir pas saya parkir,” kata wartawati yang kerap disapa Lina ini.

Karena kunci tak berfungsi sehingga tak bisa jalan, terpaksa motor tersebut diamankan sementara di dalam areal gedung DPRD. Lina menduga oknum polisi yang telah merusaknya karena ada rekaman video dua aparat kepolisian membawa motor itu.

“Padahal saya tanya polisi di DPRD katanya rusak sejak dibawa ke situ, mungkin katanya mahasiswa yang rusak. Faktanya ada video polisi yang ambil motor itu. Saya minta kerusakan motorku diganti rugi,” tukas Lina.

Sementara itu, seorang saksi mata H (26) mengaku sempat melihat polisi mengambil dan membawa motor itu setelah ada pendemo yang bersembunyi di balik motor. Ia juga tak bisa berbuat apa-apa ketika menyaksikan itu.

“Saya tidak tahu kalau itu motor wartawan, pikirnya saya itu motor pendemo, jadi kita lihat-lihat saja,” kata H saat ditemui di salah satu Warkop.

Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kombes Pol Laode Proyek belum menjawab telepon jurnalis ZonaSultra. (B)

 


Reporter: Fadli Aksar
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib