iklan zonasultra

Diduga Lupa Matikan Kompor, 6 Kios Warga Sikeli Terbakar

Diduga Lupa Matikan Kompor, 6 Kios Warga Sikeli Terbakar
KEBAKARAN - Kompleks Pasar Sikeli, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar, pada Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 20.00 Wita. Akibatnya, 6 kios warga yang berisikan jualan sembilan bahan pokok (sembako) dan pecah belah hangus dilalap si jago merah. (Muhammad Jamil/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Kompleks Pasar Sikeli, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar, pada Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 20.00 Wita. Akibatnya, 6 kios warga yang berisikan jualan sembilan bahan pokok (sembako) dan pecah belah hangus dilalap si jago merah.

Salah seorang warga Kelurahan Sikeli, Burhan menuturkan warga tiba-tiba dikagetkan dengan adanya kebakaran pasar. Warga pun berlarian untuk menjinakkan api.

“Meski sudah dipadamkan, namun beberapa kios warga itu hangus terbakar,” ujar Burhan melalui akun WhatsApp miliknya, Rabu (15/5/2019) malam.

iklan zonasultra

Baca Juga : 6 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran di Kantin SMPN 1 Kolaka

Kapolsek Kabaena, Ipda Muhammad Taufan menjelaskan peristiwa kebakaran pasar tersebut diduga berasal dari salah satu kios yang terbakar tersebut. Diduga pemilik kios lupa mematikan api saat memasak dan meninggalkan kios.

“Api diperkirakan berasal dari salah satu kios mereka yang memasak dan lupa mematikan kompor sehingga terbakar. Api pun dengan cepatnya menjalar ke kios lainnya,” kata Muhammad Taufan melalui rilisnya di Polres Bombana sejam setelah peristiwa itu.

Lanjut Taufan, proses pemadaman api itu cukup sulit lantaran tidak adanya fasilitas mobil pemadam kebakaran di wilayah itu. “Beruntung ada dua unit mobil milik salah satu perusahaan (yang membantu memadamkan), makanya api yang berpotensi membakar kios lain pun dapat dipadamkan,” ungkapnya.

Muhammad Taufan menyebutkan, nama pemilik kios di pasar tersebut yakni, dua kios milik Asni, 1 buah kios milik Tanni, 1 buah kios H. Mawahida, satu kios milik Mustakim dan 1 lainnya milik Nasirah.

“Atas peristiwa itu, total kerugian yang seluruh pemilik kios diperkirakan mencapai Rp 50 juta,” pungkasnya. (B)

 


Kontributor: Muhmmad Jamil
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib