iklan zonasultra

Diduga Masalah Rumah Tangga, Wanita di Kolut Tewas Gantung Diri

Diduga Masalah Rumah Tangga, Wanita di Kolut Tewas Gantung Diri
GANTUNG DIRI - Ariani (18) warga lingkungan pelebuhan kelurahan lasusua Kacamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) di temukan tewas gantung diri oleh keluarganya di dalam kamar sekitar pukul 09:00 wita Rabu (8/1/2020). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA– Ibu muda bernama Ariani (18) warga lingkungan pelebuhan, kelurahan Lasusua, Kacamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) ditemukan tewas gantung diri oleh keluarganya di dalam kamar, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 09:00 Wita.

Paman korban, Marsuki, menceritakan korban ditemukan dalam posisi gantung diri di dalam kamarnya. Keponakannya itu sempat dirawat di rumah sakit Kolut karena ada keluhan sakit di bagian perutnya dan kepalanya, namun hanya dua hari sudah keluar kerena kondisinya sudah membaik.

Dia mengaku tidak mengetahui pasti siapa yang menemukan pertama kali korban, namun dirinya mendapat kabar tersebut melalui telpon.

“Saya tidak tau siapa yang pertama kali temukan, karena saya dapat kabarnya lewat telepon, saya tiba ada banyak orang,” ujarnya.

Ia juga menyesalkan sikap suami korban karena selama di rumah sakit, suaminya tidak pernah datang membesuknya sehingga kuat dugaan penyebabnya korban mengalami stres akibat masalah rumah tangga.

(Baca Juga : Warga Kolut Digegerkan dengan Penemuan Pemuda Gantung Diri di Pohon Kakao)

“Waktu dirawat di rumah suaminya tidak pernah datang liat istrinya, dan sebelumnya sempat bertengkar memang sama suaminya,” terangnya.

Marsuki menambahkan, usia pernikahan korban baru menjelang lima bulan. Ponakannya menikah pada Agustus 2019 lalu, dan setelah menikah dia tinggal bersama suaminya di desa Tojabi, Kecamatan Lasusua. Namun sebelumnya korban mengakhiri hidupnya, lanjut Marsuki, ia sering mengeluh kerap mendapat kekerasan dari suaminya.

“Dia (korban,red) selalu pernah bilang sering katanya dipukul sama suaminya, kemungkinan stres karena kondisinya masih labil belum bisa menerima kondisi rumah tangganya yang tidak mampu dia hadapi” ucapnya.

Pihak keluarga korban berharap polisi melakukan penyelidikan apakah benar murni bunuh diri atau ada motif lain.

“Saya berharap ada penyelidikan terhadap suaminya dan harus di periksa karena ada pertengkaran sebelumnya,” ujarnya

Polres Kolut langsung mendatangi dab memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasat Reskrim polres Kolut, Iptu Ahmad Fatoni dihubingi telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut.

Korban juga sudah divisum di Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua, namun terkit dugaan bunuh diri, pihaknya belum bisa memastikan motifnya karena masih dalam penyelidikan.

“Iya korban sudah divisum, tapi kita belum bisa simpulkan motifnya karena hasil visumnya masih sama dokter yang periksa,” tandasnya. (b)

 


Kontributor : Rusman
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib