iklan zonasultra

Diguyur Hujan, Jalan Penghubung Sultra-Sulteng Licin dan Berlumpur

Diguyur Hujan, Jalan Penghubung Sultra-Sulteng Licin dan Berlumpur
JALAN RUSAK - Hujan yang menguyur selama sepekan terakhir ini, membuat jalan trans Sulawesi yang berada di Desa Paku Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) rusak parah.(Dedy Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Hujan yang menguyur selama sepekan terakhir ini, membuat jalan trans Sulawesi yang berada di Desa Paku Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) rusak parah. Kondisi jalan yang menghubungkan Sultra dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) terus dikeluhkan para pengguna jalan, karena selain rusak jalan tersebut menjadi licin dan berlumpur.

Kondisi jalan itu belum diaspal pasca pengerjaan jalan yang tidak kunjung tuntas sejak dikerjakan awal tahun 2017 lalu. Jalan masih berupa tanah keras, saat musim penghujan menjadi becek dan licin, dan di kala kemarau berdebu.

Pantauan Zonasultra.com sejumlah pengendara sepeda motor maupun roda empat harus ekstra hati-hati melintasi jalan ini. Para pengendara harus rela antre bergantian dari arah berlawanan.

Anca (34) salah sopir Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) mengeluhkan kondisi jalan tersebut karena setiap hujan, kondisi jalan selalu rusak berat. Akhirnya para pengguna jalan harus antrian selama berjam-jam.

Diguyur Hujan, Jalan Penghubung Sultra-Sulteng Licin dan Berlumpur

“Saya ini setiap hari melintasi jalan ini untuk mengantarkan penumpang dari Kendari ke Wanggudu Konut. Jika tidak hati-hati melintas bisa terperosok. Kalau jalan rusak begini waktu tempuh jadi lebih lama dan bisa antrian berjam-jam, kapan ini segera berakhir. Masa ini jalan tidak akan diperbaiki,” keluhnya.

Di lokasi yang sama, Ardian (28) Warga Lasolo Konut juga mengeluhkan kondisi tersebut. Akibat jalan berlumpur, para penggendara motor terpakasa mandi lumpur yang kedalamannya sekitar 50 centimeter itu.

“Tidak akan mi kah ini jalan diperbaiki, tadi dengar-dengar kontraktornya sudah lari, makanya ini jalan begini saja kondisinya. Tapi kami harap pemerintah provinsi segera menyelesaikan permasalahan ini. Sebenarnya ada ji jalan alternatif lewat Meluhu, tapi harus memakan waktu lama karena harus memutar lewat Kecamatan Wawotobi, ” kesalnya

Tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, Jahiudin mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sultra,
dalam beberapa pekan kedepan intesitas hujan akan terus terjadi di Konawe, sehingga warga diminta kewaspadaannya.

“Dalam sepekan ini intensitas hujan terus terjadi, dan ini akan terjadi beberapa pekan kedepan. Untuk itu, kami minta kepada masyarakat meningkatkan kewaspadaannya,” himbaunya, Senin (14/5/2018). (A)

 


Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib