iklan zonasultra

Dikabarkan Hilang, Nelayan Kolut Ditemukan Selamat Setelah 15 Jam Terapung di Laut

Dikabarkan Hilang, Nelayan Kolut Ditemukan Selamat Setelah 15 Jam Terapung di Laut
DITEMUKAN - Isbar Nelayan asal Desa Kalu-Kaluku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara ditemukan selamat setelah dikabarkan hilang saat melaut pada Jumat (22/3/2019) sekitar Pukul 19.00 Wita. (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA-Isbar Nelayan asal Desa Kalu-Kaluku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara ditemukan selamat setelah dikabarkan hilang saat melaut pada Jumat (22/3/2019) sekitar Pukul 19.00 Wita.

Kapolsek Kodeoha Iptu Ridwan membenarkan kejadian tersebut. Bhabinkamtibmas Kodeoha, Bripka Amrin menerima laporan tentang adanya nelayan yang tidak kembali setelah memancing ikan di Teluk Bone pada pukul 19:00 Wita, hingga pagi hari tadi nelayan tersebut tak kunjung pulang.

“Profesi Isbar memang nelayan yang biasa melaut pada malam hari, tapi sampai pagi belum juga kembali sehingga dilaporkan oleh warga setempat,” kata Kapolsek.

Setelah menerima laporan warga, pihaknya berkunjung ke Dusun III Desa Kalu-Kaluku guna melakukan koordinasi dengan Kepala Desa untuk melakukan upaya pencarian.

Setelah beberapa jam anggota Polsek Kodeoha dan masyarakat setempat, dengan menggunakan dua unit perahu menyusuri lokasi tempat biasa Isbar melaut, dan kerjasma itu membuahkan hasil. Isbar pun ditemukan dalam kondisi mengapung sekitar 15 jam lamanya lantaran perahunya mengalami mati mesin di lepas pantai Kelurahan Mala-mala, kecamatan Kodeoha, Sabtu (23/3/2019) pukul 10.00 Wita

“Perahu Isbar mengalami mati mesin dan kondisi cuaca buruk saat itu hujan disertai petir dan tinggi gelombang air laut mencapai 1,5 meter, Sehingga menyulitkan saudara Isbar untuk kembali ke pantai, karena perahunya tidak bisa didayung,” ujarnya.

Setelah berhasil ditemukan, nelayan itu dievakuasi dan dibawa ke keluarganya. Kapolsek menghimbau kepada masyarakat khususnya nelayan agar lebih memperhatikan cuaca saat hendak melaut, karena cuaca buruk kerap mengancam keselamatan. (b)

 


Kontributor : Rusman
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib