iklan zonasultra

Dinsos Kolut Serahkan Bantuan Sembako Covid-19 kepada Honorer

Dinsos Kolut Serahkan Bantuan Sembako Dampak Covid-19 kepada Honorer Setempat
SEMBAKO - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan ratusan paket bantuan sembako dampak Covid-19 kepada sejumlah pegawai atau honorer di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut, Rabu (14/10/2020). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan ratusan paket bantuan sembako dampak Covid-19 kepada sejumlah pegawai atau honorer di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut.

Kepala Dinas (Kadis) Dinsos Kolut Saenal Ahmad mengatakan pihaknya telah menyalurkan 134 paket sembako dampak Covid-19 berupa beras 20 kilogram, dua kilogram susu, 2 kilogram minyak goreng dan gula pasir kepada sejumlah tenaga honorer. Seyogyanya paket sembako tersebut diperuntukkan untuk masyarakat di setiap desa yang terkena langsung dampak virus asal Wuhan tersebut.

Menurut Saenal, hal itu dilakukan sebagai inisiatif lantaran puluhan tenaga honorer di tiga OPD yakni Dinas Koperasi dan UKM, Dinsos dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga belum tersentuh bantuan.

“Betul bantuan itu sisa dari yang kita salurkan ke masyarakat tahap kedua di juni lalu, begitu saya lihat di gudang masih ada yang belum tersalur sehingga saya punya inisiatif bagikan saja teman-teman honorer,” Kata Saenal Ahmad kepada awak zonasultra.com Rabu (14/10/2020).

Terkait perubahan regulasi pembagian tersebut Saenal menampik jika disalurkan secara sembunyi-sembunyi. Pihaknya telah meminta masukan ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) karena ratusan sisa sembako tersebut bersumber dari Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Saenal menambahkan, jika sisa sembako tersebut dibagikan kepada masyarakat akan berdampak kecemburuan sosial. Apalagi data penerima Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) rawan tumpang tindih atau penerima dobel

“Saya mau bagikan ke masyarakat tapi tidak seberapa juga jumlahnya dan bisa berdampak kecemburuan sosial nantinya,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kolut, Agustin mengatakan terkait bantuan dampak Covid-19 tersebut harus sesuai data nama penerima agar tepat sasaran. Kalaupun ada bantuan tersisa, lanjut Agustin, pihak Dinsos harus mengupayakan tersalur karena hampir semua lapisan masyarakat terkena dampak Covid-19.

“Honorer mendapatkan bantuan itu saya bisa jadi masalah jika data penerima ada yang belum mendapatkan bantuan itu,” ungkapnya. (b)

 


Kontributor: Rusman
Editor: Rizki Arifiani

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib