iklan zonasultra

Ini Cara Sunarno Bangun Desanya Hingga Dikagumi Wisatawan

Desa Rahadopi bombana
Desa Rahadopi

Desa Rahadopi Desa Rahadopi

 

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Desa Rahadopi yang terletak di Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini telah mampu menarik perhatian wisatawan yang hendak menuju desa wisata Tangkeno. Betapa tidak, ciri khas dan kekompakan warna infrastruktur sangat nampak. Sehingga, masyarakat lokal bahkan wisatawan asing sangat mengapresiasi dan mengacungkan jempol saat melewati kampung itu.

Kepala Desa Rahadopi, Sunarno mengaku bahwa ada beberapa cara yang ia terapkan agar pembangunan desanya terlihat menarik. Kata dia, semua program yang dijalankan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) yang ada, tidak sekedar digunakan sebagai bahan percobaan. Namun, pihaknya telah memikirkan secara seksama melalui musyawarah dengan warganya.

“Saya bangun desa ini tidak sekedar mencoba-coba program, akan tetapi ada strategi tepat sasaran sehingga pembangunan desa ini bisa terlihat seragam dan dikagumi setiap orang, jangan asal mrmbangun,” ungkap Sunarno usai rapat bersama aparat desa, Kamis (19/10/2017).

Kades tiga periode ini menambahkan, pembangunan semua sektor di desa itu pula dilakukan melalui pemanfaatan tenaga lokal. Mulai dari pembangunan infrastruktur gedung, sektor pertanian hingga pemantapan internal aparat desa.

Desa Rahadopi bombana“Semua sektor pembangunan senantiasa kami kerjakan secara proporsional berdasarkan Juknis yang ada. Hanya kepedulian dan kekompakan semua elemen masyarakat yang saya butuhkan, termasuk peningkatan budaya rasa memiliki yang tinggi,”terangnya.

Bagaimana tanggapan para wisatawan yang melihat langsung pesona desa itu? Dalam kesempatan lain yakni Festival Budaya ke-3 Tahun 2015 di desa Tangkeno, peserta sail Indonesia bersama wisatawan dari Negara Belgia, George (25) bersama adiknya Annise (22) mengungkapkan rasa kagumnya setelah melihat kekompakan warna dan desain pembangunan di desa itu.

“Kami masuk diwilayah ini untuk menikmati panorama di desa wisata Tangkeno sekaligus melakukan penelitian untuk tugas akhir kuliahku. dan kami melihat Kampung ini sangat menarik, meskipun tidak begitu luas, tapi kami suka dengan cara pemimpinnya menata kampung ini,” jelas George dengan dialek bahasa inggris kepada ZONASULTRA. COM saat beristrahat di desa itu beberapa waktu lalu.

Tidak sekedar itu, dalam Festival Budaya Tangkeno tahun ini, Pemda Bombana melalui kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Abdul Asis membeberkan bahwa dari semua kampung yang dilewati setelah pencanangan kampung KB, hanya ada satu desa yang paling ia kagumi pembangunannya yakni Desa Rahadopi. (B)

 

Reporter : CR3
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib