iklan zonasultra

Inilah 9 Atlet Sultra di Asian Games ke 18

Inilah 9 Atlet Sultra di Asian Games ke 18
Atlet Sultra di Asian Games

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pelaksanaan Asian games ke 18 di Jakarta tinggal menghitung hari. Duta olahraga Indonesia akan berjuang untuk mengibarkan bendera merah putih di ajang terakbar di benua asia tersebut.

Dalamp perhelatan tersebut atlet Indonesia dari berbagai daerah turun berlaga di ajang Asian Games ke 18, pun tak terkecuali atlet asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Nah untuk Sultra terdapat sembilan orang putra dan putri terbaik dari Bumi Anoa yang akan turut memperjuangkan nama bangsa ini. Berikut nama ke sembilan atlet tersebut:

1. Husni Uba, (Sepak Takraw)
Diusianya yang sudah tidak muda lagi pria kelahiran Wameo 23 maret 1982 ini masih menjadi tumpuan tim sepak takraw Indonesia untuk mendulang medali di asian games.
Dalam asian games ke 18 nantinya Husni Uba oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) masih dipercayakan turun dituga nomor. Tiga nomor yang akan diikuti oleh PNS Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau ini yakni Double Iven, Tim Double Iven dan Quadra.
Target Husni Uba kali ini adalah mengulang prestasinya di asian games ke 16 dengan kembali meraih medali.

iklan zonasultra

2. Ali Darta, (Dayung)
Pendayung yang lahir di Kendari 23 juni 1988 menjadi salah satu perwakilan Sultra di Asian games ke 18. Memperkuat tim dayung Indoneaia diiven besar seperti asian games ini bukanlah pengalaman pertama buatnya.
Alumni PPLP dayung Sultra ini menjadi langganan tim nasional dayung Indonesia. Prestasi yang diraihnya pun cukup mengkilap dengan beberapa kali berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia diajang sea games.
Di asian games ke 18 jali ini Ali Darta akan turun dinomor double schule kelas berat. Dia berharap dia bisa memberikan prestasi terbaik bagi tim dayung Indonesia.

3. Ali Buton (Dayung)
Asian Games ke 18 merupakan pengalaman pertama buatnya turun diajang multiiven internasional. Tetapi dikesempatan pertama buatnya ini akan dijadikannya momentum yang baik untuk menyumbangkan medali.
Untuk pesta olahraga empat tahunan terakbar di Benua asia ini Ali Buton akan turun berlaga dinomor 8+ putra.

4. Marjuki (Dayung)
Pria asal kabupaten Wakatobi ini bukan saja menjadi andalan Sultra di cabang olahraga dayung. Tetapi pria kelahiran Mola Utara 4 September 1991 ini juga menjadi andalan tim nasional dayung Indonesia.
Menjadi penyumbang medali emas pertama bagi kontingen Indonesia di Sea Games Singapura dia tahun lalu. Tentunya membuat Marjuki dibebankan untuk kembali menyumbangkan medali bagi tim merah putih.
Berpasangan dengan pendayung asal Papua Spen Stuber Mehue sinomor cano 2 putra Marjuki merintis asanya untuk meraih medali di ajang asian games kali ini.

5. Yana Gerhana (Baseball)
Meski lebih terkenal di Sultra sebagai atlet Softball yang berhasil membawa timnya meraih medali emas PON XIX di Jawa Barat, Yana Gerhana sebenarnya memiliki basic atlet baseball. Berkat kemampuannya bermain softball pria kelahiran Bandung 18 Maret 30 tahun lalu tersebut terpilih masuk ke dalam tim baseball Indonesia di Asian Gamws ke 18.
Kepercayaan Pengurus Besar (PB) Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) membuat Buluk begitu biasa Yana Gerhana disapa termotivasi untuk bisa mendulang medali di asian games.
Di asian games nantinya Bulul akan menempati posisi idolnya yakni Seken Base.

6. Wa Ode Fitri Rahmanjani (Dayung)
Pendayung putri asal Kota Kendari ini merupakan langganan tim nasional dayung Indonesia. Tidak terhitung lagi medali yang disumbangkan bagi pendayung kelahiran Kendari 29 April 1985 ini bagi Indonesia.
Diasian games nantinya pegawai honorer di Dinas pemuda dan Olahraga ini akan turun dinomor 4 min putri. Dirinya akan berupaya untuk bisa mendulang medali diajang asian games.

7. Julianti (Dayung)
Selain Wa Ode Fitri Rahmanjanji, pendayung putri asal Kabupaten Konawe Utara ini merupakan yang terbaik di Sultra dan menjadi langganan tim nasional dayung Indonesia.
Dengan postur yang menjulang tinggi hingga mencapai 178 Cm, membuat gadis kelahiran Landawe 11 Februari 1993 tersebut menjadi andalan tim nasional Dayung Indonesia di Asian games mendatang. Oleh PB Podsi Julianti diharapkan bisa menyumbangkan medali dinomor 4 min putri.

8. Dayumin (Dayung)
Mengalir darah pendayung dari sang ayah membuat gadis kelahiran 2 September 1992 ini muncul sebagai atlet dayung handal. Berkat sumbangan medali emas bagi tim dayung Sultra di PON XIX di Jawa Barat dinomor cano 1 putri membait Dayumin dilirik PB Podsi masuk tim nasional dayung Indonesia di asian games.
Diajang empat tahunan terakbar di benua asia tersebut gadis asal kabupaten Buton Utara ini akan turun dinomor spesialisasinya cano 1 putri.

9. Wa Ode Siti Saputriani (Softball)
Menjadi satu-satunya atlet Sultra yang terpilih masuk dalam tim Softball Indonesia, tentunya bukan sebuah pekerjaan muda buat gadis berhijab ini. Terlebih lagi, ini merupakan pengalaman pertama buatnya masuk tim nasional softball Indonesia.

Namun begitu berkat kerja kerasnya gadis kelahiran Muna 28 Maret 1996 ini berhasil menembus tim inti Softball Indoneaia yang akan turun di asian gamea ke 18 di Jakarta 18 Agustus mendatang.

Pada asian games nantinya putri begitu biasa Wa Ode Siti Saputriani akan bermain ditimnas softball Indonesi dan akan menempato posisi pitcher. (B)

 


Reporter : M Rasman Saputra
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib