iklan zonasultra

Jadi Pengisi Acara Perayaan HUT Konut, Seniman Ini Tagih Honor Yang Belum Dibayar Pemda

Jadi Pengisi Acara Perayaan HUT Konut, Seniman Ini Tagih Honor Yang Belum Dibayar Pemda
Foto : Akun Facebook Yusdianto Benggele

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara yang ke 11 sudah 5 bulan berlalu. Namun gemerlapnya perayaan HUT Konut yang dipusatkan di Pantai Taipa itu rupanya menyisakan cerita miris. Seperti yang dialami salah satu seniman lokal Sultra Yusdianto Benggele yang mengaku hingga hari ini honor yang sedianya ia terima menjadi salah satu pengisi acara dalam perayaan itu tak kunjung dibayar.

Pada HUT Konut pada Februari lalu pria yang karib disapa Benggele pada perayaan itu bertugas menjadi Master of Ceremony (MC) selama 8 hari sejak 31 Desember hingga 7 Januari.Benggele menagih janji pemda setempat dan Event Organizer atau EO pada acara tersebut.

Yusdianto membeberkan kekecewaan kepada pemda dan EO melalui akun facebooknya. Dalam akun facebook dia mengatakan dia merasa gembira dapat mengisi acara pada HUT Konut yang Ke-11 tahun. Pada acara tersebut seniman lokal dikerahkan untuk memeriahkan bahkan seniman dari Korea Selatan juga ambil andil dalan pegelaran hari jadi Konawe Utara.

“Namun HUT Konut kemarin telah menyisahkan utang dan melukai seniman lokal. Kami yang tidak kenal lelah membantu Pemda Konut dan dan EO menyukseskan acara itu. Saya yang mengambil bagian pada MC berupaya tampil maksimal walau saya harus kaku dalam perpasangan dengan MC luar negeri (MC Korea) karena tidak ketemu bahasa,” tulis Yusdianto, Senin (16/7/2018).

Dia mengakui kemegahan dan kesuksesan acara tersebut. Namun, dibalik semua itu ternyata menyimpan luka yang cukup mendalam dihatinya.

“Sungguh luar biasa namun telah menyakiti kami. Sekali lagi kami sakit. Berbulan-bulan kami menunggu upah atas keringat dan lelah kami ternyata sampai detik ini hanya janji dan Janji yang kami dapat,” lanjutnya.

Lima penampilan group artis Korea Selatan (Korsel) saat menghimbur masyarakat Konut dalam kegiatan festival konasara l dan HUT Konut ke ll bertempat di pantai taipa sebagai kado special persembahan kerjasama dalam pembangunan smelter dan HUT Konut ke ll. (Foto Dok/ZONASULTRA.COM)

Perihal honor yang belum dibayarkan itu dalam statusnya Benggele mengaku sudah pernah menanyakan ke Pemda maupun EO. Namun, dari pihak EO mengaku jika dana tersebut masih berada di Pemda Konut. Sementara pihak pemda sendiri mengatakan jika seluruh dana telah dibayarkan lunas ke EO.

“Delapan hari tujuh malam kami berjibaku dengan dinginnya malam karena hujan, panasnya cuaca karena matahari begitu terik dan meninggalkan anak istri sesaat. Namun ternyata HUT Konut telah meninggalkan cerita yang akan terus kami kenang yaitu acara penuh utang,” bebernya.

Benggele yang dikonfirmasi oleh awak media ini melalui pesan singkatnya mengatakan jika unggahannya tersebut dia lakukan lantaran kesal akan sikap pemda dan EO yang berjanji akan membayarkan honor namun tak juga terealisasi.

“Saya diamkan beberapa bulan ini karena ada katanya rencana mau selesaikan tapi ternyata sudah mau HUT Konut lagi malah tambah nda jelas kasian,” ujar Yusdianto enggan menyebutkan jumlah upah yang harus diterimanya.

Dirinya bahkan mengancam bakal membawah persoalan ini kejalur lain jika, pemda maupun EO tidak segera merealisasikan atau membayar utang kepadanya.

“Tapi saya kasih waktu 7X24 jam ini postingan mengudara. Jika tidak ada reaksi maka saya akan ambil jalur lain,” ancamnya.

Sementara itu EO HUT Konut, Jaya mengatakan, jika honor MC Yusdianto bukan menjadi tanggung jawabnya. Bahkan setali tiga uang dengan Benggele, Pemda Konut rupanya juga memiliki hutang pada EOnya.

” Rp2,7 miliar uang saya habis di Konut untuk berbagai kegiatan. Soal Benggele ribuan kali saya kasitau Pak Bupati bantu dulu bereskan yang prioritas. Jawaban iya,iya tapi tidak,” kata Jaya melalui pesan Whatshap.

“Bupati perlu belajar lagi soal menjadi pemimpin. Saya bukan presiden yg wajib membiayai kegiatan dan pembangunan Konut. Saya juga bukan kontraktor yang selama ini dipelihara bupati, saya murni seniman. Duit gue juga gak tau akan dibayar atau tidak. Tanya bupati bukan saya yang kalian tanya, sudah bayar belum,” ujarnya.

Hingga berita ini dinaikkan, awak media ini belum dapat mengkonfirmasi Dinas Pariwisata Konut selaku penyelenggara acara HUT Konut ke-11. Saat awak zona menyambangi kantor Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata tidak berada di kantor. (B)

 


Reporter Murtaidin Mumu
Editor Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib