iklan zonasultra

Jembatan Trans Sulawesi di Konut Segera Difungsikan

Jembatan Trans Sulawesi di Konut Segera Difungsikan
BENCANA BANJIR - Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal Surawahadi bersama Danrem 143/HO Kolonel Infantri Yustinus Nono Yulianto, Dandim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya, Dansat Brimob Sultra dan jajaran Pemda Konut.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Jembatan utama di jalur Trans Sulawesi yakni Jembatan Asera Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam tahap pembenahan. Akses darat satu-satunya yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Provinsi Sultra itu akan segera difungsikan.

Perbaikannya ditangani langsung pihak Balai Jalan Nasional (BJN) 21 Kendari yang berkoordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, BNPB RI, TNI dan Polri.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BJN 21 Kendari, Davis mengatakan perbaikan jembatan Asera itu sudah berlangsung sejak pekan lalu. Sebagai langkah awal dalam masa tanggap darurat bencana saat ini, pihaknya merehabilitasi jembatan tersebut.

iklan zonasultra

Baca Juga : Mentan Jenguk Korban Banjir di Konut, PUPR RI Diminta Atasi Jembatan Rusak

Rehabilitasi dilakukan dengan menggunakan bahan baku kayu berkualitas super dan tahan dengan beban berat. Median atau dinding jalan yang putus sepanjang 5 meter diperbaiki. Selanjutnya, akan dikerja secara permanen.

“Insyaallah hari Selasa (18/6/2019) jembatannya tuntas dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat, atau kendaraan berat lainnya tinggal sesuaikan kapasitasnya,” kata Davis di lokasi perbaikan jembatan, Minggu (16/6/2019).

Sementara itu, Pangdam XlV Hasanuddin, Mayor Jenderal Surawahadi berharap, agar proses perbaikan tersebut berjalan dengan baik dan maksimal agar dapat digunakan kembali masyarakat untuk keperluan aktivitas sehari-hari.

“Jika ada kekurangan koordiansikan ke pemerintah setempat, di situ sudah personil kami yang siap membantu untuk perbaikan jembantannya,” ujar Surawahadi kepada PPK BJN 21 Kendari saat meninjau lokasi tersebut.

Baca Juga : Jembatan Penghubung Sultra-Sulteng Amblas, Lima Kecamatan di Konut Terisolasi

Di tempat itu, Bupati Konut Ruksamin juga menyampaikan proses pembenahan fasilitas umum dan rumah masyarakat yang rusak akibat diterjang banjir. Pihaknya terus berkoordinasi dengan tim jajaran yang terlibat langsung baik dari TNI, Polri, BNPB RI, Basarnas, Pemerintah Provinsi sampai ke kementerian.

Sebelumnya, median antara jalan dan jembatan Asera putus diterjang banjir bandang susulan pada 7 Juni 2019 lalu. Hantaman arus sungai yang keras membuat median di jembatan itu jebol sepanjang 5 meter hingga mengakibatkan aktivitas masyarakat di Kecamatan Asera, Oheo, Landawe, Langgikima dan Wiwirano lumpuh total dan terisolasi. (B)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib