iklan zonasultra

Kampung KB, DPPKB Konut Genjot Pembangunan Desa di 13 Kecamatan

Kampung KB, DPPKB Konut Genjot Pembangunan Desa di 13 Kecamatan
KAMPUNG KB-Tim jajaran DPPKB Konut membangun rumah data di Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo sebagai tindak lanjut program pembangunan kampung KB di 13 Kecamatan dalam mewujudkan masyarakat sejahtera dan berinovasi.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.CO,WANGGUDU– Sejak mencanangkan program kampung KB, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluaraga Berencana (DPPKB) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), terus melakukan pembangunan dan pembenahan faslitas desa di 13 kecamatan. Prioritas utama pendirian rumah data dan sarana pendukung lainnya.

Kepala DPPKB Konut, Kasim Pagala mengatakan, program Kampung KB merupakan salah satu upaya kerja pemerintahan untuk mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah terpencil. Kampung KB, diharapkan menjadi ikon program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga serta mewujudkan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK).

Dikatakan, eksistensi kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas dan kreatifitas hidup masyarakat sehingga memiliki inovasi dalam menata hidup secara berkelanjutan di berbagai sektor dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas.

Kampung KB, DPPKB Konut Genjot Pembangunan Desa di 13 Kecamatan“Prinsipnya Kampung KB ini juga bagaimana kita mewujudkan keluarga kecil yang bahagia sejahtera dengan melaksanakan fungsi keluarga yang baik dan tertata sehingga memberikan output pada peningkatan sektor pembangunan daerah dan kesejatraan,”kata Kasim Pagala, Minggu (13/5/2018).

Dijelaskan, kegiatan ini juga nantinya dapat membantu sistem pengelolaan keluarga yang lebih baik dan maju terbebas dari kemiskinan, kebodohan serta keterbelakangan. Kesuksesan program kampung KB dapat dilihat dari beberapa aspek di antaranya, aspek pengendalian kuantitas penduduk serta peningkatan kualitas yang diukur dengan pengembangan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya.

“Kegitan ini juga disingkronisasikan dengan program Konasara Ruksamin-Raup dalam mewujudkan masyarakat sejahtera dan beradab serta wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan nawacita Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”terangnya.

Dia menambahkan, pencanangan kampung KB menjadi program inovatif yang strategis pemerintah dalam mengejawantahkan program KKBPK secara paripurna di lapangan. Skedul ini menjadi model atau miniatur pembangunan yang melibatkan seluruh sektor di masyarakat dan merupakan kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program kemajuan masyarakat yang dilakukan secara sistemik dan sistematis.

“Selain itu juga bisa mengentaskan kemiskinan dan mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. Intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan. Dengan kata lain, kampung KB tak hanya berbicara soal membatasi ledakan penduduk, tapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan,”ujarnya

“Manfaat lain adalah mensejahterakan, membangun masyarakat berbasis keluarga serta memenuhi kebutuhan melalui pelaksanaan integrasi program lintas sektor dan kemitraan yang melibatkan peran berbagai pihak seperti swasta dan pemangku kepentingan lainnya,”tukasnya. (B)

 


Reporter:Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib