iklan zonasultra

Kodim 1413 Buton Imbau Pemda Berperan Aktif Minimalisir Konflik di Masyarakat

Kodim 1314 Buton Imbau Pemda Berperan Aktif Minimalisir Konflik di Masyarakat
KODIM 1413 BUTON - Dafi Darmaputra (kanan) satu meja dengan pimpinan daerah dan perwakilan pimpinan daerah di wilayah kerja Kodim 1413 Buton dalam acara Komunikasi Sosial di Pendopo Markas Kodim 1413, Selasa (18/6/2019). (M6/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Komando Distrik Militer (Kodim) 1413 Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggaet pemerintah daerah di wilayah Kepulauan Buton untuk berperan aktif meminimalisir terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Kodim 1413 Buton sendiri membawahi beberapa daerah, yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton, Bombana, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Wakatobi.

Komandan Kodim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra mengatakan, konflik antar dua desa di Buton baru-baru ini bisa menjadi pelajaran bagi pimpinan daerah agar lebih getol mencegah konflik. Caranya dengan terus mempertahankan kearifan lokal.

iklan zonasultra

“Kami butuhkan peran pemerintah untuk menyampaikan dalam setiap kesempatan, meyakinkan masyarakat kalau ini tidak ada kaitannya dengan etnis. Sampaikan kalau suku di Buton ini hanya satu yaitu Suku Buton itu sendiri,” kata Dafi dalam acara komunikasi sosial bersama pimpinan daerah lingkup wilayah Kodim Buton 1413 di pendopo markas Kodim 1413 Buton, Selasa (18/6/2019).

Baca Juga : Badan Intelijen Negara Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Buton

Dafi juga mengaku telah meminta 16 koramilnya agar lebih teliti memetakan zona rawan di wilayah kerjanya. Hal ini bakal menjadi dasar pergerakan mereka saat ada konflik antarwarga.

Selain itu, Kodim juga sudah memiliki beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pertanian dan konstruksi. Hal ini bisa memudahkan TNI berinteraksi dengan masyarakat secara langsung.

“TNI itu oleh pemerintan pusat diberi program 1.000 jamban. Kita di Kodim Buton program ada 800 jamban. Ini program karya bakti. Dana yang diberikan kepada kami untuk merealisasikan itu hanya Rp12 juta. Sehingga kami butuh kerjasama denga pemda. Kami bisa nanti sumbang tenaga saja. Dengan program ini kami bisa selalu bersentuhan dengan masyarakat, dan bisa terus mempersuasif masyarakat untuk tetap hidup damai,” tambahnya.

Baca Juga : Kerusuhan di Buton, La Ode Ida Sarankan Pemulihan Sistematis

Wali Kota Baubau, AS Tamrin yang hadir dalam acara ini ikut berkomentar. Menurutnya, kesadaran masyarakat atas ikatan persaudaraan paling penting guna meminimalisir konflik. Media sosial juga dianggap mampu menjadi corong menyampaikan pesan damai.

“Media sosial itu bisa menjadi corong penyampaian pesan damai. Pertemuan seperti ini disambungkan secara berantai kepada masyarakat. Jangan cuma gunakan medsos untuk provokasi,” kata AS Tamrin.

AS Tamrin juga menyampaikan kepada jajaran lurah se-Kota Baubau yang hadir dalam acara tersebut agar senantiasa mendukung kerja-kerja TNI di lapangan. Utamanya bidang percepatan pembangunan dan ketertiban masyarakat.

Selain dihadiri AS Tamrin, acara ini juga dihadiri para perwakilan daerah yang berada di bawah Kodim 1413 Buton. (b)

 


Penulis: M6
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib