iklan zonasultra

KPP Pratama Kendari Bukukan Pajak 2018 Sebesar Rp1,4 Triliun

Kepala KPP Pratama Kendari Joko Rahutomo
Joko Rahutomo

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari mencatatkan pembukuan penerimaan pajak tahun 2018 sebesar Rp1,4 triliun. Angka itu mendekati nilai yang ditargetkan yakni sebesar
Rp 1,6 triliun.

Pajak yang terkumpul itu berdasarkan daerah yang dibawahi KPP Pratama Kendari yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Konawe Kepulauan (Konkep) dan Kota Kendari.

Kepala KPP Pratama Kendari Joko Rahutomo mengatakan, realisasi pencapaian pajak tahun 2018 sebesar 98,45 persen dari target Rp 1,6 triliun. Sementara, dari presentase pertumbuhannnya 26,8 persen dibanding tahun sebelumnya serta lebih tinggi dari pencapaian nasional yang hanya 14,1 persen.

iklan zonasultra

Pertumbuhan presentase ini menujukkan bahwa saat ini kegiatan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai bergerak seperti pada sektor tambang. Kemudian, banyak proyek pemerintah yang sementara berjalan. Selain itu, ini merupakan presentasi dari kinerja KPP Pratama menagih tunggakan pajak para wajib pajak.

“KPP Pratama Kendari menjadi kantor pajak terbaik juga di Kanwil SulSelBarTra (Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara),” ungkap Joko kepada zonasultra, Jumat (19/1/2019) di ruang kerjanya.

Adapun sektor penopang terbesar penerimaan pajak di Sultra adalah administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib sebesar Rp 289,8 miliar atau 29 persen.

Sektor konstruksi Rp 254,4 miliar atau 24 persen dan perdagangan besar dan eceran sebesar Rp116,8 miliar atau 11 persen.

Sebelumnya triwulan kedua tahun 2018 lalu, pihaknya telah mencatatkan kinerja positif dengan capaian Rp446,8 miliar.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama atau month to month (mtm), penerimaan pajak tahun 2018 lebih baik ketimbang tahun 2017.

Pada bulan Juli tahun 2017, capain pajak hanya Rp329 miliar. Apabila dibandingkan dengan tahun 2018, maka penerimaan pajak pada triwulan kedua mengalami pertumbuhan 35 persen. (A)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib