iklan zonasultra

Lusa, Flying Fox TPAS Puwatu Diresmikan

Walikota Kendari Asrun bersama Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari Tin Farida, Selasa (3/1/2017) mengecek Flying fox TPAS Puwatu yang rencananya akan diresmikan Kamis (5/1/2017). (Sumarlin/ZONASULTRA.COM)
Walikota Kendari Asrun bersama Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari Tin Farida, Selasa (3/1/2017) mengecek Flying fox TPAS Puwatu yang rencananya akan diresmikan Kamis (5/1/2017). (Sumarlin/ZONASULTRA.COM)
Walikota Kendari Asrun bersama Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari Tin Farida, Selasa (3/1/2017) mengecek Flying fox TPAS Puwatu yang rencananya akan diresmikan Kamis (5/1/2017). (Sumarlin/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Jelang peresmian wisata flying fox di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Puwatu yang dijadwalkan Kamis 5 Januari 2017, Walikota Kendari Asrun mengecek fasilitas itu bersama Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari, Selasa (03/1/2017).

Dalam kunjungan itu Walikota Kendari menyatakan kekagumannya terhadap kerja dinas kebersihan yang merealisasikan penambahan fasilitas wisata di TPAS Puwatu. “Kita mau ubah pikiran orang kalau tempat sampah itu bau, makanya TPA Puwatu ini kita akan jadikan tempat wisata, makanya kita bangun flying fox ini,” katanya.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari Tin Farida mengatakan pembuatan sarana bermain flying fox sudah selesai sejak Desember lalu dan mereka sudah beberapa kali melakukan uji coba keamanan permainan menantang itu.

“Flying fox ini aman kita sudah uji coba, bahkan yang buat bilang kemanannya itu bisa mengangkat beban hingga 3 ton,” kata Tin.

Untuk pengelolaan fasilitas ini dinas kebersihan akan bekerjasama dengan perusahaan pembuat flying fox karena mereka lebih profesional sekaligus bisa melakukan perawatan terhadap fasilitas itu.

Untuk tahap awal setelah diresmikan warga bisa mencoba mainan ini dengan gratis. Flying fox ini berukuran panjang 200 meter, dimana 150 meter disediakan untuk orang dewasa, sedangkan yang berukuran 50 meter disediakan untuk anak-anak. (B)

 

Reporter: Sumarlin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib