iklan zonasultra

Pelamar CPNS 2019 di Mubar Membludak

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Dokumentasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Mubar, Hanur Al Kadirun
Hanur

ZONASULTRA.COM, LAWORO – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah ditutup pada akhir November 2019. Di Muna Barat pelamar CPNS membludak. Untuk seleksi tahun 2019 ini ada 8.217 pelamar, padahal kuota yang tersedia hanya 211 saja. Angka pelamar ini dua kali lipat lebih banyak dari 2018 lalu sebanyak 4 ribu lebih dengan kuota 361.

Pada seleksi CPNS di Mubar tahun 2019, warga Mubar dan Muna mendominasi jumlah pelamar. Dengan rekapitulasi warga Mubar berjumlah 2.761 orang dan warga Muna sebayak 2.202 orang.

Iklan Zonasultra

Kepala Bidang (Kabid) Dokumentasi dan Pengembangan, BKPP Mubar, Hanur Al Kadirun mengatakan berdasarkan hasil rekapitulasi formasi dan pelamar CPNS di Kabupaten Muna Barat tahun anggaran 2019 mencapai 8.217 orang, dengan rincian jumlah pelamar laki-laki sebanyak 3.080 dan perempuan 5.137 orang.

Baca Juga : 346 CPNS Mubar Terima SK 80 Persen

Adapun dari 8.217 pelamar ini, untuk formasi tenaga teknis sebanyak 4.580 orang, tenaga guru sebanyak 1.820 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 1.817 orang.

“Seleksi CPNS tahun 2019 ini, warga Mubar dan Muna yang mendominasi. Kemudian, ada juga dari luar Muna Raya yakni Kota Kendari sebanyak 984 dan Konsel sebanyak 359 orang. Selanjutnya, Bombana sebanyak 349 orang, Kota Bau-bau sebanyak 294, Konawe sebanyak 184 orang, Buteng sebanyak 176 orang, Busel sebanyak 148 orang dan Buton sebanyak 114 orang,” kata Hanur saat ditemui dikantornya, Kamis (12/12/2019).

Hanur sapaan akrabnya mengungkapkan diantara formasi yang dibuka oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) terbanyak pelamar adalah formasi Satpol PP dengan pelamar mencapai 1.839 orang sementara kuota yang diterima yakni 10 orang.

Kemudian, formasi bidan mencapai 930 orang, administrator kesehatan mencapai 652 orang. Sedangkan untuk tenaga guru terbanyak pelamar yakni guru Agama Islam mencapai 338 orang dan guru kelas mencapai 271 orang.

“Alhamdulillah, kita sudah selesai melakukan rekapitulasi formasi dan pelamar CPNS di Mubar. Sedangkan, untuk pengumuman berkas ini, kita akan umumkan pada tanggal 16 Desember 2019 mendatang,” tuturnya.

Salah satu pelamar CPNS, Hasrul Fitri warga Kelurahan Tiworo, Kecamatan Tikep, Kabupaten Muna Barat (Mubar) mengungkapkan dirinya mengikuti seleksi CPNS di Mubar, karena formasi untuk jurusanya tersedia. Dirinya berharap bisa lulus mengabdi di tanah kelahirannya.

“Insyaallah, semoga saya lulus sebagai CPNS, sebagai putra asli daerah Muna Barat jelas suatu kebagaan bisa mengabdikan dan berkontribusi dalam meningkatkan kinerja ASN. Selain itu juga, saya ikut menjadi bagian dalam pembangunan kabupaten Mubar yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Kata dia, untuk formasi yang diambilnya yakni Analis Pelayanan, Dinas PTSP Mubar dengan jumlah kuota 2 orang. Sementara jumlah pelamar ada 130 orang.

Hal yang sama disampaikan Abdul Hasmid warga Kelurahan Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna menjelaskan dirinya mengikuti seleksi CPNS 2019 di Mubar karena melihat kuota untuk jurusan terbilang banyak yakni formasi guru Penjaskes sebanyak 9 kuota.

“Untuk di Muna, formasi tenaga guru penjaskes kalau tidak salah 20 atau 22 orang. Dan pasti di sana banyak yang berminat tes. Kalau di Mubar sedikit dan barangkali sedikit yang ambil di Mubar sini,” kata Hasmid sapaan akrabnya, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Kata dia, pada penerimaan CPNS tahun 2019 ini, dirinya berharap bisa lulus menjadi abdi negara, untuk mengabdi di Mubar ini.

Untuk diketahui, kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 Mubar sebanyak 211 orang.

Dari jumlah tersebut, kuota tenaga guru yang paling banyak yakni 97 orang. Kemudian, tenaga kesehatan sebanyak 49 orang dan tenaga teknis termasuk lulusan SMA, sebanyak 65 orang. B

 


Kontributor : Kasman
Editor : Rosnia

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib