iklan zonasultra

Pemda Konawe Gencar Kampanyekan Ayo Bertani

Gusli Topan Sabara
Gusli Topan Sabara

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Pemerintah Kabupaten Konawe, gencar mengkapampanyekan gerakan “Ayo Bertani” sebagai upaya mewujudkan program satu juta ton beras yang merupakan visi dan misi Pemda Konawe.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara menyebut, daratan Kabupaten Konawe memiliki potensi lahan pertanian yang sangat besar, karena tanah yang subur serta memiliki sumber pangairan yang besar yaitu Sungai Konaweeha. Sungai ini disebut mampu memenuhi kebutuhan air untuk ribuan hektar lahan pertanian.

“Potensi areal persawahan kita saat ada sekitar 110 ribu hektar, yang sudah terolah seluas 40.956 hektar, jadi masih ada 69.044 hektar lahan yang belum terolah,” Kata Gusli kepada zonasultra.com, Selasa (13/8/2019) malam.

iklan zonasultra

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menyebut jika keseluruhan potensi areal pertanian sudah terolah, maka posisi Kabupaten Konawe tidak hanya menjadi lumbung beras di Sultra, tetapi sudah menjadi lumbung pangan nasional.

Ia menyebut, salah satu kesulitan pemerintah saat ini untuk mengembangkan sektor pertanian dikarenakan minimnya regenerasi petani, padahal kata dia, setiap individu memiliki potensi untuk mengelolah lahan mereka. Dengan begitu ekonomi masyarakat Konawe dapat meningkat pesat.

“Kita Pemerintah sudah siap untuk membantu masyarakat dalam hal ketersedian bibit serta alsintanya, tetapi memang masyarakat belum punya kesadaran bahwa lahan mereka memiliki potensi besar untuk mendatangkan rupiah,” ujarnya.

(Baca Juga : Pemda Konawe Bakal Siapkan Beasiswa Bagi ASN yang Ingin Melanjutkan Pendidikan)

Untuk menyiapkan sumber pengairan yang memadai, Gusli mengaku saat ini Pemda Konawe telah merencanakan pembangunan beberapa bendungan, yaitu bendungan Pelosika, Ameroro II, Anggaberi II, serta Bendungan Walai II.

Gusli menyayangkan jika puluhan ribu hektar potensi lahan pertanian yang belum terolah dibiarkan begitu saja, padahal menurutnya pendapatan masyarakat Konawe akan jauh lebih besar jika dikelolah dengan baik.

“Sebagai catatan, semua perdaban besar akan runtuh jika tidak mampu berswasembada pangan,” tutup Gusli Topan Sabara. (b)

 


Reporter : Restu Tebara
Editor Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib