Honda

Pemkot Baubau Mulai Atur Kawasan Bebas Asap Rokok

Pemkot Baubau Mulai Atur Kawasan Bebas Asap Rokok
BIMTEK KONSELING - Dinas Kesehatan Kota Baubau melaksanakan bimtek konseling upaya berhenti merokok di salah satu hotel, Senin (7/10/2819). Mereka membahas tentang aturan tempat merokok. (Risno/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mengatur kawasan bebas asap rokok. Ini merupakan upaya meminimalisir dampak terhadap perokok pasif.

“Kita harus bisa menempatkan kelakuan kita terhadap orang yang tidak merokok agar mereka tidak terdampak,” kata Asisten I Sekretariat Daerah Kota Baubau, Rahmat Tuta dalam bimtek konseling upaya berhenti merokok di salah satu hotel di Kota Baubau, Senin (7/10/2019).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Baubau itu, Rahmat juga meminta agar upaya ini bisa berdampak positif terhadap kategori kota sehat.

iklan zonasultra

Baca Juga : Pemkot Baubau dan BNN Canangkan Kampung Bersih Tanpa Narkoba

Sebagaimana diketahui Kota Baubau baru saja mengajukan permohonan sebagai kota sehat, salah satu syaratnya mesti meminimalisir kota dari dampak asap rokok.

Terkait pengaturan kawasan bebas asap rokok, Pemkot Baubau saat ini tengah menyusun naskah akademik rancangan peraturan daerah (raperda).

Kepala Dinas Kesehatan Baubau Wahyu mengatakan, kawasan bebas rokok di Kota Baubau meliputi tempat umum dan perkantoran pemerintah mulai dari kelurahan hingga sekretariat daerah. Nama raperdanya sendiri raperda kawasan tanpa rokok (KTR).

“Khususnya tempat umum. Tempat ibadah, sekolah, restoran, angkutan umum, halte, serta perkantoran pemerintah, itu harus merupakan kawasan tanpa rokok,” ujar Wahyu.

Baca Juga : Dana Kelurahan Tepat Sasaran, Pemkot Baubau Minta Warga Aktif Beri Masukan

“Raperda KTR ini sudah siap, sekarang kami dalam tahap menyusun naskah akademik pihak kompoten dari perguruan tinggi. Setelah itu akan disodorkan ke sekretariat kemudian ke DPRD untuk dibahas,” tambah Wahyu.

Terkait jumlah perokok di Kota Baubau, Wahyu mengaku tak punya data. Menurutnya bagus jika ada data, namun butuh biaya untuk melakukan hal itu. (b)

 


Penulis : M6
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib