iklan zonasultra

Pernah Tersadung Kasus Korupsi, GMW Minta Bupati Copot Kepala BKD Wakatobi

Pernah Tersadung Kasus Korupsi, GMW Minta Bupati Copot Kepala BKD Wakatobi

Pernah Tersadung Kasus Korupsi, GMW Minta Bupati Copot Kepala BKD WakatobiDEMONSTRASI – Gabungan Mahasiswa Wakatobi (GMW) minta Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mencopot kepala dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hajifu dari jabatannya. Aksi itu digelar di pelataran Kantor Bupati Wakatobi, Senin (17/7/2017). (Zona Ely Surya/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Gabungan Mahasiswa Wakatobi (GMW) minta Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mencopot kepala dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hajifu dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan GMW saat menggelar demonstrasi di di pelataran Kantor Bupati Wakatobi, Kecamatan Wangi-Wangi. Senin, (17/7/2017).

Pernah Tersadung Kasus Korupsi, GMW Minta Bupati Copot Kepala BKD Wakatobi

Menurut koordinator GMW Syaiful La Fiu menilai, tuntutan mereka agar mencopot Hajifu dari jabatannya karena yang bersangkutan sudah pernah divonis bersalah oleh pengadilan terkait tindak pidana korupsi.

“Putusan itu memiliki kekuatan hukum tetap. Sehingga sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 pasal 87 ayat 4 tentang Aparatur Sipil Negara dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang hukuman disiplin pegawai, Hajifu harus dicopot,” kata La Fiu.

Tak hanya itu, masaa juga menilai, Hajifu telah melakukan upaya yang melawan hukum serta menyalagunakan kewenangannya dalam pengutusan pejabat daerah, karena tersandung kasus korupsi itu.

Menanggapi hal itu, Bupati Wakatobi Arhawi mengakatan kalau aspirasi massa itu sudah pernah dia sampaikan kepada jajarannya. Bahkan hal itu juga dia sudah pernah laporkan ke ke Kementrian dalam Negeri (Kemendagri).

“Ombudsman juga telah menyampaikan hal ini, tetapi semua ini tidak ada yang dilanggar.” kata Arhawi di depan para pengujuk rasa. (C)

 

Reporter : Nova Ely Surya
Editor : Abdul Saban

iklan halo sultra 2018

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib