iklan zonasultra

Produksi Melimpah, Marobo Jadi Pilot Project Pengembangan Rumput Laut di Muna

Produksi Melimpah, Marobo Jadi Pilot Project Pengembangan Rumput Laut di Muna
PENGHARGAAN - Bupati Muna LM Rusman Emba saat memberikan penghargaan pada kelompok nelayan di desa Lagasa, Rabu (22/1/2020). (Nasrudin /ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RAHA – Pengembangan rumput laut di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) kian menggiurkan. Hampir semua masyarakat wilayah pesisir mulai membudidayakan tanaman yang biasa disebut agar-agar oleh masyarakat setempat ini.

Kepala Dinas Perikanan Muna, La Kusa mengatakan, sentra pengembangan rumput laut di Muna saat ini tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Marobo, Duruka dan Lohia.

Dengan produksi mencapai puluhan hingga ratusan ton setiap masa panen, Kecamatan Marobo bakal dijadikan pilot project pengembangan rumput laut di Muna.

iklan zonasultra

“Tahun ini akan turun tim dari Universitas Hasanudin (Unhas) di Marobo sebagai pilot project pengembangan rumput laut,” terang La Kusa, saat acara temu nelayan di Desa Lagasa, Rabu (22/1/2020).

(Baca Juga : Pemkab Muna Tampilkan Ewa Wuna dan Kaghati di Sultra Tenun Karnaval)

Kata La Kusa, saat ini harga rumput laut di Muna paling tinggi di wilayah Sulawesi berkisar Rp17 hingga Rp20 ribu per kilo.

“Harga rumput laut di Muna setara dengan harga di Makasar karena kualitasnya cukup baik dan permintaannya sangat tinggi,” katanya.

Olehnya itu dirinya berharap para petani rumput laut di Muna untuk terus meningkatkan produktivitas. “Jangan menggunakan pupuk karena itu akan menurunkan harga rumput laut,” pintanya.

(Baca Juga : Kembali Raih WTP, DPRD Apresiasi Kinerja Pemkab Muna)

Selain itu, tahun ini Muna juga mendapat bantuan bibit dari Universitas Halu Oleo (UHO). Bantuan tersebut tiga paket di Kecamatan Duruka sementara di Kecamatan Lohia dan Marobo sebanyak lima paket.

Saat ini investor yang tertarik menanamkan sahamnya di Muna berasal dari Jepang yakni Yamamoto. (b)

 


Kontributor: Nasrudin
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib