iklan zonasultra

PT Antam Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa di Konut

FOTO BERSAMA - Unsur pimpinan PT Antam bersama pihak perwakilan Pemda Konawe Utara, Pemerintah Kecamatan Laskep, pihak desa, kepolisian dan Masyarakat dalam kegiatan buka puasa bersama di Desa Tapunopaka, Kecamatan Lasolo Kepulauan, pada Sabtu (11/5/2019) lalu. (Jefri/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, WANGUDU – PT Aneka Tambang (Antam) memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum duafa yang berada di Desa Tapunopaka, Kecamatan Lasolo Kepulauan (Laskep), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (11/5/2019) lalu.

Donasi tersebut, diberikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar pihak PT Antam sebagai salah satu perusahan yang bergerak di bidang penambangan biji nikel. Turut hadir, Perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Konut, pemerintah tingkat kecamatan dan desa, kepolisian, masyarakat, serta karyawan PT Antam.

Baca Juga : Ekspor Perdana, Antam Komitmen Berkontribusi untuk Masyarakat Konut

Direktur Operasional PT Antam, Hartono mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan wujud perhatian dan kepedulian PT Antam kepada warga setempat serta mempererat jalinan silaturahmi kepada masyarakat Konut tanpa ada tebang pilih.

Sebagai unsur pimpinan, dia berharap kehadirian PT Antam bukan hanya sekedar menambang saja tapi juga memberikan dampak kesejateraan bagi masyarakat, mulai dari lapangan kerja sampai dengan pemberian bantuan-bantuan seperti, fasilitas pembangunan sarana ibadah juga pendidikan melalui dana corporate social responsibility (CSR).

“Hubungan baik yang kami bangun, yaitu untuk menciptakan singkronisasi ikatan kerjasama yang baik antara PT Antam dan masyarakat, khususnya di Blok Tapunopaka ini. Santunan yang kami berikan tidak seberapa nilainya, akan tetapi ini menjadi perhatian serius kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarkat,” kata Hartono, Senin (13/5/2019).

Di kesampatan itu, perusahaan berlabel BUMN ini juga menggelar kegiatan Mosehe Wonua. Acara itu, merupakan kebiasaan adat istiadat budaya Tolaki secara turun temurun dengan tujuan untuk mensucikan diri dari segala hal-hal negatif seperti tolak bala. Sehingga, harapan untuk memperoleh kebaikan, keberkahan, dan kesuksesan secara bersama dapat terwujud dan diridai oleh sang Pencipta.

Baca Juga : Safari Ramadan, ANTAM Bantu Dana Operasional 27 Masjid di Pomalaa

“Ini merupakan adat budaya yang harus terus dilestrikan dan dijaga, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat luar biasa. Inilah harapan PT Antam hadir di tengah-tengah masyarakat inginkan adanya kebaikan, dan kemajuan baik itu pembangunan desanya dan masyarakatnya, tanpa melakukan pengrusakan dan pencemaran,” ujarnya.

Dia mengharapkan, agar masyarakat tak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif mengenai PT Antam yang dihembuskan oleh orang-orang tak bertangung jawab. PT Antam adalah perusahaan negara, yang setiap proses tahapannya memiliki mekanisme dan aturan sesuai perundang-undangan yang berlaku, tanpa merugikan daerah dan masyarakat. (C)

 


Reporter:Jefri Ipnu
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib