Honda

Randis Dikuasai Penjabat Lama, Pelayanan SDK Dinkes Konut Terhambat

Pemda Konawe Bantah Sembuyikan Randis
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya di bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) mengalami hambatan dalam melakukan pelayanan dimasyarakat karena kenderaan oprasional satu-satunya yang disiapkan untuk operasional mereka masih dikuasai oleh mantan penjabat lama (Kabid SDK), Hikbar yang sebelumnya bertugas di tempat itu.

Padahal, armada jenis roda empat dengan merek Toyota Avansa yang dibawa merupakan pengadaan Dinkes Konut itu dibeli melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Konut.

Baca Juga : Kecelakaan, Randis Dinas Pariwisata Konut Tabrak Tebing

iklan zonasultra

Kabid SDK Dinkes Konut, Ita Sinar mengatakan, untuk mengatasi aksi pelayanan masyarakat dilapangan dirinya terpaksa harus mengeluarkan dana pribadi untuk menyewa mobil rental dan membeli bahan bakar sebesar Rp300 ribu dengan hitungan perhari.

“Tiap hari saya lakukan seperti itu. Kalau lagi tidak ada uang saya cari tumpangan sama teman. Sangat terkendala sekali kegiatan kami dilapangan, apalagi kalau yang lokasinya jauh kami kesusahan cari mobil,”kata mantan Kapus Lembo yang kini menjabat sebagai Kabid SDK baru Dinkes saat dikomfirmasi, Sabtu (12/10/2019).

Yang lebih menghawatirkan, lanjut Ita sapaan akrabnya, bidangnya saat ini tengah melakukan pendampingan dan pengawasan mengenai akreditasi puskesmas-puskesmas diwilayah itu. Dimana, jika pelaksanaannya tidak maksimal maka dapat merugikan pemerintah setempat terkait pelayanan kesehatan, karena akan dilebur dan tak bisa bekerjasama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).

“Ditahap awal ini baru dua puskesmas yang lagi di surveior akreditasi yaitu di Puskesmas Andowia dan Paka Indah . Selanjutnya, menunggu lagi jadwal berikut untuk yang lain, untuk di Konut total semua ada delapan puskesmas yang akreditasi jadwalnya sampai bulan desember. Inilah yang diharapkan kendaraan oprasional kami dikembalikan,”ujarnya.

Baca Juga : Dua Randis Milik DPRD Kendari Belum Dikembalikan

Dia menabahkan, dirinya telah berkoordiasi dengan pimpinan Dinkes Konut, Nurjannah Efendi untuk melakukan penarikan kendaraan tersebut. Namun, rekomendasi yang diberikan tak di indahkan mantan penjabat lama dengan alasa yang tidak jelas.

“Heran juga, maunya secara profesional lah kita bekerja. Punya kesadaran sendiri bahwa barang itu bukan milik pribadi dan yang punya barang itu adalah Dinkes. Kalau seperti ini pelayanan kita bisa lumpuh,”tukasnya.(B)

 


Reporter: Jefri Ipnu
Editor: Abd Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib