iklan zonasultra

Ratusan Kendaraan yang Menuju Air Terjun Moramo Dipaksa Putar Balik

Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak menuju ke lokasi wisata Air Terjun Moramo, Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dipaksa untuk putar balik selama libur lebaran tahun ini.
Putar Balik - Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak menuju ke lokasi wisata Air Terjun Moramo, Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dipaksa untuk putar balik selama libur lebaran tahun ini. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak menuju ke lokasi wisata Air Terjun Moramo, Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dipaksa untuk putar balik selama libur lebaran tahun ini.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) Sakrianto Djawie mengatakan, larangan masuk kendaraan ke lokasi wisata Air Terjun Moramo sesuai dengan pengumuman penutupan kawasan konservasi taman wisata alam (TWA), Suaka Margasatwa (SM) dan Cagar Alam (CA) dan hingga saat ini surat edaran tersebut belum dicabut.

Iklan Zonasultra

“Kita tahu bersama ini bagian dari pengawasan kami untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai covid-19 di lokasi wisata yang menjadi tanggungjawab BKSDA Sultra,” ungkap Sakrianto melalui pesan WhatsApp, Kamis (28/5/2020).

Ratusan Kendaraan yang Menuju Air Terjun Moramo Dipaksa Putar BalikDalam pengawasan di pintu masuk Desa Sumber Sari beberapa hari setelah perayaan hari raya idul fitri, sebanyak 113 unit kendaraan roda dua dan 42 unit roda empat diperintahkan kembali atau putar arah, dan tidak memaksakan masuk ke tempat wisata.

Kemudian tanggal 26 Mei 2020 sebanyak 74 unit kendaraan roda dua dengan jumlah angkutan 148 orang, kemudian 8 unit kendaraan roda empat jumlah angkutan 45 orang dengan total pengunjung keseluruhan 193 orang juga harus dipaksa untuk pulang kembali karena adanya penutupan sementara tempat wisata.andalan Kabupaten Konsel tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan ditunda dulu keinginannya berkunjung ke kawasan konservasi sambil menunggu kebijakan pemerintah,” katanya.

Tidak hanya di Air Terjun Moramo, TWA Teluk Lasolo yang merupakan kawasan wisata unggulan Sultra Pulau Labengki juga ditutup sementara waktu untuk wisatawan domestik maupun mancanegara termasuk TWA Mangolo, Kabupaten Kolaka.

Sakrianto menyebutkan di tiga lokasi wisata tersebut pihaknya telah menurukan tim untuk melakukan pengawasan dan pemantauan bersama pemerintah daerah setempat, aparat penegak hukum dan masyarakat agar tidak ada warga yang melanggar aturan tersebut. (a)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib